PERKAWINAN ANTARA PAMAN DENGAN KEPONAKAN DI DESA CERMO KECAMATAN SAMBI KABUPATEN BOYOLALI

Novitasari, Novitasari and Anwarudin,, M.H.I (2017) PERKAWINAN ANTARA PAMAN DENGAN KEPONAKAN DI DESA CERMO KECAMATAN SAMBI KABUPATEN BOYOLALI. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Novitasari, 132121022, “Perkawinan Antara Paman Dengan Keponakan di Desa Cermo Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali.” Perkawinan merupakan suatu akad untuk menghalalkan persetubuhan antara laki-laki dan perempuan sekaligus sebagai ikatan lahir batin untuk hidup bersama secara sah dalam rangka membentuk kelurga (rumah tangga) yang bahagia, tentram dan kekal serta kasih sayang dengan tujuan memperoleh keturunan. Penelitian ini terkait dengan masalah perkawinan yang timbul dalam hukum keluarga. Meskipun dalam hukum Islam dan perundang-undangan yang ada di Indonesia telah mengatur mengenai tata cara perkawinan maupun larangan perkawinan, namun kenyataannya masih ada penyimpangan yang telah terjadi di masyarakat, salah satunya adalah perkawinan antara paman dengan keponakan dan perkawinan tersebut telah dicatatkan di Kantor Urusan Agama. Kantor Urusan Agama hendaknya lebih berhatihati dalam melakukan pencatatan nikah, karena pencatatan perkawinan dalam hukum Islam memiliki kedudukan yang sangat penting dengan tujuan untuk menjamin ketertiban dan kepastian hukum rakyatnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Bagaimana pelaksanaan perkawinan antara paman dengan keponakan di Desa Cermo Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali, Bagaimana pandangan atau pemahaman masyarakat Desa Cermo Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali tentang hukum Islam dan hukum positif yang melarang pernikahan antara paman dengan keponakan dan Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap perkawinan antara paman dengan keponakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu menggunakan penelitian dengan metode kepustakaan maupun lapangan, maksud dari penelitian lapangan yaitu peneliti berangkat ke lapangan untuk mengadakan pengamatan tentang suatu fenomena yang dapat diamati dengan cara tatap muka atau wawancara. Berdasarkan metode yang digunakan, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkawinan antara paman dengan keponakan telah terjadi di Desa Cermo Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali dan perkawinannya telah dicatatkan di Kantor Urusan Agama bahwa perkawinan antara paman dengan keponakan termasuk perkawinan yang dilarang, karena perkawinan tersebut termasuk dalam larangan perkawinan yang berlaku haram untuk selamanya (Mahram Muabbad) yang disebabkan karena adanya hubungan kekerabatan atau nasab, hal ini sudah dijelaskan di dalam Al Qur‟an surat An-Nisa‟ ayat 23. Kata Kunci : Perkawinan, Pencatatan, Mahram, Nasab. xix ABSTRACT Novitasari, 132121022, "Marriage Between Uncle With Nephew in Cermo Village, Sambi Sub District, Boyolali District." Marriage is a contract to justify sexual intercourse between men and women as well as an inner bond to live together legitimately in order to form a happy, peaceful and eternal family and affection for the purpose of obtaining offspring. This study is related to marital problems arising in family law. Although in Islamic law and legislation that exist in Indonesia has regulated the marriage or marriage ban, but in fact there are still irregularities that have occurred in the community, one of which is a marriage between uncle and niece and marriage has been registered at the Office of Religious Affairs . The Office of Religious Affairs should be more careful in registering marriage, since marriage registration in Islamic law has a very important position with the aim of ensuring the order and legal certainty of its people. This study was conducted to find out how the implementation of marriage between uncle and nephew in Cermo Village Sambi District Boyolali District, How is the view or understanding of the people of Cermo Village Sambi District Boyolali regency about Islamic law and positive law that prohibits marriage between uncle and nephew and How the review of Islamic law against Marriage between uncle and niece. This research uses descriptive qualitative research method, that is using research with library method and field, the purpose of field research that is researcher go to field to make observation about a phenomenon that can be observed by face to face or interview. Based on the method used, the results of this study indicate that the marriage between uncle and nephew has occurred in Cermo Village Sambi District Boyolali District and his marriage has been registered at the Office of Religious Affairs that the marriage between uncle and niece including marriage is prohibited, because the marriage is included in the ban A marriage that is forbidden forever (Mahram Muabbad) caused by a kinship or nasab relationship, this is already described in the Qur'an An-Nisa 'verse 23. Keywords: Marriage, Listing, Mahram, Nasab

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 303 Social processes
300 Ilmu Sosial > 360 Social services; association
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah Muamalah
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 28 Sep 2017 02:11
Last Modified: 28 Sep 2017 02:11
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/803

Actions (login required)

View Item View Item