PERDA KABUPATEN AGAM NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG BERPAKAIAN MUSLIM DALAM PERSPEKTIF FIKIH KEBINEKAAN

Eka, Riowati and Drs. H., Yusuf Hidayat, M.H (2017) PERDA KABUPATEN AGAM NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG BERPAKAIAN MUSLIM DALAM PERSPEKTIF FIKIH KEBINEKAAN. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
FULL SKRIPSI (SCAN).pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Peraturan Daerah (Perda) bermuatan hukum-hukum Islam semakin bermunculan setelah diterapkan otonomi daerah. Dikeluarkannya Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Berpakaian Muslim menunjukkan Kabupaten Agam sebagai salah satu derah yang menerapkan Perda Syariah. Faktanya tidak seluruh penduduk Kabupaten Agam beragama Islam. Bupati yang mengesahkan tidak diusung oleh partai politik Islam. Tulisan ini bertujuan menguji Perda tersebut dalam kerangka analisis Fikih Kebinekaan. Penulis menemukan, eksklusivitas dalam bingkai inklusivitas atas Perda ini. Perbedaan agama tidak dapat diakomodir oleh peraturan daerah ini. Pluralisme dan multikulturalisme sebagai konsep dasar dalam Fikih Kebinekaan tidak dapat diterapkan secara maksimal. Tulisan ini berkontribusi dalam melihat gejala-gejal Islam kontemporer dalam mengadopsi hukum-hukum Islam ke dalam peraturan-peraturan daerah. Kata Kunci: Berpakaian Muslim, Pluralisme, Fikih Kebinekaan Local regulations (Perda) charged the Islamic laws are increasingly popping up after applying the autonomy of the region. The promulgation of the regulation region number 6 2005 about Muslim Dress code shows Agam as one that implements the Sharia local regulations. The fact that not all the people of the Islamic religion Agam. Regent who legalize not carried by Islamic political parties. This paper aims to test the local regulation in the framework analysis of fiqih diversity (Fikih Kebinekaan). The authors finds exclusivity in the inclusivity framework of the local regulation. This change can not accommodate religious differences. Pluralism and multiculturalism as a basic concept in the definition of Kebinekaan(diversity) cannot be applied to the maximum. These writings contribute to see symptoms were observed in contemporary Islam adopted Islamic laws into the laws of the region. Keywords: Muslim dress code, Pluralism, fiqih diversity

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x4 Fikih
2x Islam > 2x4 Fikih > 2x4.2 Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah Muamalah
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 19 Sep 2017 01:19
Last Modified: 19 Sep 2017 01:19
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/777

Actions (login required)

View Item View Item