PEMBINAAN KARAKTER RELIGIUS PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB B DAN C MITRA AMANDA TRAYU BANYUDONO BOYOLALI TAHUN 2015/2016

Sri, Lumiati and Dr., Fauzi Muharom, M. Ag. (2017) PEMBINAAN KARAKTER RELIGIUS PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB B DAN C MITRA AMANDA TRAYU BANYUDONO BOYOLALI TAHUN 2015/2016. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
Sri Luminati.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kata Kunci : Pembinaan Karakter Religius, Tunagrahita SLB C Mitra Amanda selain memberikan pelayanan pendidikan bagi anak penyadang difabelitas tunagrahita, juga memberikan pembinaan karakter religius. Banyaknya penyimpangan yang dilakukan oleh anak-anak tunagrahita dalam keseharian di SLB B dan C Mitra Amanda, antara lain rendahnya kesadaran dalam melaksanakan sholat dhuhur berjamaah, tidak mau berdoa ketika hendak melakukan sesuatu, kurangnya sopan santun, kurangnya kemampuan BTQ dan hafalan juz amma, rendahnya pengetahuan agama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembinaan karakter religius pada anak tunagrhahita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SLB B dan C Mitra Amanda, pada bulan Januari sampai dengan bulan Juli 2016. Subjek penelitian yakni guru PAI di SLB B dan C Mitra Amanda. Dan didukung informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas tunagrahit anak didik tunagrahita dan orang tua anak tunagrahita. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul diperiksa keabsahannya dengan menggunakan teknik triagulasi data, kemudian data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: pelaksanaan pembinaan karakter religius pada anak tunagrahita mencakup dua aspek, pertama aspek Ilahiyah, yang diajarkan dalam kegiatan sholat jamaah di sekolah secara yang pelaksanaannya dilakukakan secara adaptif, mengajarkan anak-anak untuk senantiasa berdoa, memberikan anak-anak kultum rutin agar sennatiasa berbuat baik, mengikuti kegiatan BTQ dan hafalan akan semakin peningkatkan kualitas dan kemampuan anak-anak. Kedua aspek Insaniyah, yang dajarkan dalam kegiatan pembiasaan berperilaku baik dalam keseharian seperti mengucap salam dan berjabat tangan. Adapun metode yang digunakan selama proses pembinaan yaitu metode langsung maupun tidak langsung, terintegrasi ke dalam semua mapel, melalui kegiatan .luar pelajaran, keteladanan, nasehat dan reward punishment. Adapun faktor yang mendukung diantaranya terwujudnya lingkungan yang Islami, adanya kerjasama dengan orang tua dalam memantau anak-anak ketika di rumah dan juga keterlibatan semua warga sekolah dalam kegiatankegiatan pembinaaan. Sedangkan faktor yang menghambat proses pembinaan diantaranya adalah kondisi anak-anak yang ramai sendiri di beberapa kegiatan pembinaan sehingga sangat mengangggu konsentrasi. Keterbatasan waktu di sekolah sehingga kegiatan yang dilakukakan kurang maksimal. Adanya kemampuan anak tunagrhaita yang dibawah rata-rata.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Education
300 Ilmu Sosial > 370 Education > 377 Schools and religion
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 07 Aug 2017 01:32
Last Modified: 07 Aug 2017 01:32
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/621

Actions (login required)

View Item View Item