ETIKA GURU DALAM PENDIDIKAN ISLAM (STUDI KOMPARASI ATAS PEMIKIRAN KH. AHMAD DAHLAN DAN KH. HASYIM ASY’ARI)

Idfi, Riandanita and Prof. Dr., H. Usman Abu Bakar, M.A (2017) ETIKA GURU DALAM PENDIDIKAN ISLAM (STUDI KOMPARASI ATAS PEMIKIRAN KH. AHMAD DAHLAN DAN KH. HASYIM ASY’ARI). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
Idfi riandanita.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kata kunci : Etika, Guru, Pendidikan Islam, KH. Ahmad Dahlan, KH. Hasyim Asy‟ari Latar belakang penelitian ini berawal dari keprihatinan penulis karena menurunnya etika guru saat ini. Terlihat dari banyaknya pemberitaan tentang tindakan tercela yang dilakukan oleh sebagian oknum guru seperti pencabulan, kekerasan kepada para murid sampai tindak korupsi. Berangkat dari latar belakang tersebut penulis ingin mengajak para guru untuk mengingat dan meneladani tokoh-tokoh intelektual muslim terdahulu yang bergelut dalam pendidikan islam dan memiliki sumbangan besar bagi pendidikan di Indonesia. KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy‟ari adalah dua tokoh yang sama-sama memiliki kiprah di dunia pendidikan sebagai pendidik dan juga pendiri dua ormas Islam yang sangat berpengaruh di Indonesia. Sebagai seorang pendidik kedua tokoh tersebut sangat patut dijadikan teladan oleh para guru, walau keduanya memiliki pola pemikiran yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemikiran KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy‟ari tentang etika guru dalam pendidikan Islam, kemudian mengetahui perbedaan dan persamaan pemikiran kedua tokoh tersebut tentang etika guru dalam pendidikan Islam Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan atau library reasearch. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang berisi pemikiran KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy‟ari mengenai etika guru serta riwayat hidup kedua tokoh. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini dengan teknik analisis isi dan analisis komparatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat banyak perbedaan melainkan lebih banyak terdapat persamaan mengenai pemikiran KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asy‟ari tentang etika guru dalam pendidikan Islam. Perbedaan yang menonjol dari pemikiran keduanya tentang etika guru adalah Kiai Ahmad Dahlan lebih menunjukkan sifat guru yang harus menjadi teladan dan memiliki sifat terbuka bagi para anak didiknya. Sedangkan Kiai Hasyim Asy‟ari lebih menekankan seorang guru harus memiliki hati yang bersih dalam mengajar dan sangat menjaga kewibawaannya sebagai seorang guru. Sedangkan persamaan yang muncul yaitu Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Hasyim Asy‟ari sama-sama menganjurkan seorang guru untuk memiliki kasih sayang kepada anak didiknya, memperingatkan anak didik akan tujuan menuntut ilmu tidak hanya untuk keperluan duniawi semata, mencegah anak didiknya agar tidak terjerembab pada akhlak tercela, menganjurkan muridnya untuk mempelajari berbagai ilmu pengetahuan, dan menyampaikan materi pelajaran sesusai dengan kemampuan anak didiknya

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Education
300 Ilmu Sosial > 370 Education > 377 Schools and religion
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 18 Jul 2017 08:07
Last Modified: 18 Jul 2017 08:07
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/579

Actions (login required)

View Item View Item