SINONIMITAS DALAM AL-QUR’AN (Analisis Semantik LafadzKhauf dan Khasyyah)

Muhammad, Nabihul Janan and Hj., Ari Hikmawati, S.Ag., M.Pd. and Drs. H., Khusaeri, M.Ag (2017) SINONIMITAS DALAM AL-QUR’AN (Analisis Semantik LafadzKhauf dan Khasyyah). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
Muh. Nabihul Janan.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Sinonimitas (mutara>dif) dalam al-Qur’an telah menjadi kajian yang hangat diperbincangkan.Ulama ahli bahasa Arab memperdebatkan keberadaan sinonim kata yang berada dalam al-Qur’an.Sebagian ulama sepakat dengan keberadaan sinonimitas dalam al-Qur’an, namun sebagian yang lain mengingkarinya.Penolakan yang paling menonjol ialah Muhammad Syahrur dan Bint al-Syati>’.Kemudian lahir teori Asinonimitas sebagai wujud atas keingkarannya terhadap sinonim kata dalam al-Qur’an. Salah satu pasang kata yang sinonim adalah lafadz khauf dan khasyyah yang bermakna takut/ khawatir. Data di atas menjadikan benak penulis muncul kegelisahan akademik berupa, apa makna Khauf dan Khasyyah dalam al-Qur’an? Bagaimana hubungan kata pada lafadz Khauf dengan Khasyyah ditinjau berdasarkan medan semantik? Bagaimana konteks tekstual kata khauf dan khasyyah dalam al- Qur’an?Penelitian ini diharapkan mampu mengetahui keberadaan sinonimitas dalam al-Qur’an melalui sampling kata dengan menggunakan pasangan kata tersebut. Metode penelitian yang dilakukan pada riset ini menggunakan metode analisis-deskriptif, dengan pendekatan linguistik.Penulis melacak dan menghimpun ayat-ayat yang berkaitan, kemudian menganalisis makna-makna yang terkandung di dalam ayat tersebut dengan analisis sintagmatik dan analisis paradigmatik lalu mengintegrasikan konsep-konsep yang telah diperoleh.Untuk mendapatkan makna yang khusus dalam al-Qur’an, penulis melakukan analisis konteks tekstual terhadap ayat-ayat yang dikaji. Makna dasar kata khauf adalah ‚terkejut‛ atau dalam bahasa Arab disebut ‚al-Faza’. Hasil dari analisis sintagmatik adalah lafadz taqwa>, h}uzn, t}ama`, raja’, wajas, dan raqab. Dan hasil dari analisis paradigmatik ialah taqwa>, wajas, raqab, ra’u, ru’b, wajal, rahaba, khasyyah, dan al-Amn. Sedangkan makna dasar kata khasyyah adalah ‚takut‛ atau dalam bahasa Arab disebut ‚khauf‛.Analisis sintagmatik terhadap kata khasyyah diantaranya lafadz taqwa>,’ulama>’, dan syafaqa.Kemudian hasil analisis paradigmatik adalah taqwa>, wajas, raqab, ra’u, ru’b, wajal, rahaba, khauf, dan al-Amn. Khauf dan khasyyah memilliki kedekatan konsep, hal tersebut diketahui kedua kata tersebut memiliki makna sintagmatik dan paradigmatik yang sama yaitu taqwa>.Apabila dilihat berdasarkan analisis konteks tekstualnya maka kata khauf memiliki konnteks tekstual yang cakupannya lebih luas dibanding khasyyah.Sehingga teori asinonimitas dalam al-Qur’an masih relevan, mengingat dalam penelitian ini tidak ditemukan persamaan murni antara keduanya.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x0 Islam Umum
2x Islam > 2x1 Al Quran dan Ilmu Terkait
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Tafsir Hadist
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 27 Apr 2017 03:47
Last Modified: 27 Apr 2017 03:47
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/443

Actions (login required)

View Item View Item