METODE DAKWAH PADA JAMA’AH USIA LANJUT DI PONDOK PESANTRENAL-MANSHUR PUTRI POPONGAN KLATEN

Naily, Habibah and Drs. H, Agus Wahyu Triatmo, M.Ag and Dr., Imam Mujahid, M. Pd. (2017) METODE DAKWAH PADA JAMA’AH USIA LANJUT DI PONDOK PESANTRENAL-MANSHUR PUTRI POPONGAN KLATEN. skripsi thesis, IAIN SURAKARTA.

[img]
Preview
Text
Naily Habibah.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Naily Habibah (12.12.21.045)Metode Dakwah Pada Jama’ah Usia Lanjut di Pondok Pesantren Al-Manshur Putri Popongan Klaten. Skripsi: Jurusan Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, November 2016. Usia menurut J. W. Santrock (2002) adalah ada dua pandangan yaitu menurut pandangan, orang barat dan orang Indonesia. Menurut pandangan orang barat, 65 tahun ketas, dimana usia ini akan membedakan seseorang masih dewasa atau sudah lanjut. Sedangkan menurut orang Indonesia yang lebih dari 60 tahun karena pada umumnya di Indonesia dipakai sebagai usia maksimal kerja dan mulai tampaknya ciri-ciri ketuaan. Bila seseorang yang sudah beranjak jauh dari periode hidupnya yang terdahulu, ia sering melihat masa lalunya, biasanya dengan penuh penyesalan. Untuk itu, penelitian ini juga akan membahas tentang usia lanjut yang berkaitan dengan religiusitas mereka dalam kehidupan sehari-hari. Subyek penelitian ini ditujukan pada jamaah usia lanjut di Pondok Pesantren al-Manshur Putri Popongan Klaten Jawa Tengah. Sebagian di antara religiusitas mereka masih bersifat awam.Hal ini disebabkan rendahnya pengetahuan keagaman mereka. Kebanyakan mereka belum mampu memahami ajaran Islam sebagai suatu kesatuan yang utuh serta belum mampu merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Adapun masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimana keadaan sosial keagamaan usia lanjut di sekitar daerah Popongan Klaten? Dan (2) Bagaimana metode dakwah yang digunakan Pondok Pesantren al-Manshur pada usia lanjut di sekitar daerah Popongan Klaten? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui keadaan sosial keagamaan para manula di daerah Pondok Pesantren Popongan. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Subyek dalam penelitian ini dipilih dengan mennggunakan purposive sampling, yaitu kiai pondok, para ibu-ibu jamaah usia lanjut, dan ustadzah. Hasil penelitian menunjukan bahwa keadaan sosial keagamaan masyarakat di sekitar Popongan Klaten adalah masih minim dalam hal pengetahuan keagamaan. Sementara itu, metode dakwah yang digunakan oleh pihak Pondok Pesantren al-Manshur Putri Popongan dalam meningkatkan wawasan pengetahuan keagamaan masyarakat (jamaah usia lanjut) di Popongan adalah dengan metode dakwah ceramah dan Tanya jawab. Sehingga melalui dua metode dakwah ini, mampu menyadarkan para jamaah usia lanjut pada khususnya, dan masyarakat sekitar Popongan pada umumnya untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan keagamaan mereka dalam kehidupan sehari-hari secara baik dan benar. Kata kunci: Metode dakwah, Usia lanjut

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x0 Islam Umum
2x Islam > 2x1 Al Quran dan Ilmu Terkait
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 26 Apr 2017 09:29
Last Modified: 26 Apr 2017 09:29
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/440

Actions (login required)

View Item View Item