AL-HAZF DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN (Telaah Kritis atas Konsepsi al-Hazf dalam Pemaknaan Ayat)

Muhammad, Iskandar Zulkarnain and Prof. Dr. H., Nashruddin Baidan, and Dr., H. Moh. Abdul Khaliq Hasan, M.A., M.Ed (2017) AL-HAZF DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN (Telaah Kritis atas Konsepsi al-Hazf dalam Pemaknaan Ayat). Masters thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
2. Muhammad Iskandar Zulkarnain.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsepsi h}az\f dalam konteks penafsiran al-Qur’an khususnya mengenai signifikansi dan peranannya dalam mengungkap kandungan makna pada suatu ayat. Landasan masalah yang mendasari penelitian ini yaitu: Pertama, adanya ketidakjelasan mengenai signifikansi dan peranan teori h}az\f dalam mengungkap kandungan makna alQur’an karena pada umumnya kajian-kajian h}az\f hanya sekedar menampilkan berbagai tipe h}az\f dan contoh ayat tanpa ada pembahasan yang memadai. Kedua, penerapan teori h}az\f terkesan hanya formalisasi pemahaman narasi teks dan belum memperlihatkan hasil pemaknaan yang signifikan. Ketiga, adanya keberatan dari sebagian pihak yang mempertanyakan keabsahan teori h}az\f, sementara keberadaannya telah mengakar kuat baik dalam tradisi penafsiran alQur’an maupun dalam diskursus ulumul Qur’an. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan metode deskriptif dan analitis kritis. Metode deskriptif digunakan untuk mengelola secara sistematis data-data mengenai teori h}az\f dan ayat-ayat yang mengandung mah}z\u>f. Metode analitis kritis digunakan untuk mengeksplorasi, mengurai, dan menelaah secara kritis dan mendalam terhadap seluk beluk teori h}az\f dan aplikasinya dalam pemaknaan ayat untuk mengetahui signifikansi dan peranannya dalam mengungkap kandungan makna ayat. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, bahwa signifikansi dan peranan teori h}az\f untuk mengungkap kandungan makna terletak pada dua wilayah; 1) Peranan pada redaksi ayat, yaitu dengan memasukkan sisipan kata berupa taqdi>r pada ruang-ruang tertentu di dalam rangkaian susunan kalimat ayat sehingga ayat-ayat yang secara literal terkesan problematik (musyki>l) menjadi mudah dipahami. 2) Peranan untuk mengungkap makna di balik ketiadaan kata, yang mana tidak disebutkannya suatu kata (al-masku>t) dalam redaksi ayat mengandung maknamakna tersendiri. Peranan ini membuktikan ketepatan dan keakuratan al-Qur’an bahwa antara makna dari ‚apa yang disebutkan‛ dengan makna dari ‚apa yang tidak disebutkan‛ dalam redaksi ayat keduanya selaras dan saling menguatkan. Kedua, bahwa salah satu gaya bahasa al-Qur’an yang ringkas dan padat makna menjadikan ayat terkesan problematik dan relatif sulit dipahami sehingga penerapan teori h}az\f dapat dikatakan absah karena dapat menghasilkan pemahaman yang signifikan baik pada aspek redaksi maupun pada aspek kandungan makna ayat. Kata Kunci: h}az\f, taqdi>r, signifikansi teori h}az\f, konsepsi h}az\f, makna di balik ketiadaan kata. ABSTRACT This thesis is a study of al-h}az\f conception in the Qur’an Exegesis. The underlying problems of this study are: First, a lack of clarity on the significance and role of h}az\f theory in revealing the meaning of the Qur’an because its existence generally is just to display the various types of h}az\f and the sample of verses without any decent discussion. Second, the application of h}az\f theory seems to be the formalization of understanding the text and has no significance results on meaning. Third, the objections from some people questioning the validity of the h}az\f theory, while its existence has been well-entrenched in either the tradition of Qur’an Exegesis or Quranic Studies. To answer the question, this research used descriptive and critical analysis method. Descriptive method was used for systematically revealing the data on the h}az\f theory and verses indicated containing h}az\f. Critical analysis method was used for critically exploring, parsing, and analyzing h}az\f theory and its significance application in revealing the meaning of the verse. The results of this study are: First, the significance and the role of h}az\f theory to reveal the content of meaning lies in two areas; 1) The role on the text of the verse, by inserting the word as taqdi>r (estimated words) in certain spaces on the text so the verses literally seem problematic to be easy to understand. 2) The role to uncover the meaning beyond the absence of the word, not mentioning the word in the text containing certain meanings. This role proves the accuracy of the Qur’an that the meaning of ‚what is mentioned‛ and ‚what is not mentioned‛ in the text is mutually reinforcing each other. Second, the text of the Qur'an has been concise and solid meaning. It makes the verses seem problematic and hard to understand, so the application of h}az\f theory is valid because it results significance understanding both in editorial aspect and content aspect of verses meaning. Keyword: h}az\f, taqdi>r, significance of h}az\f theory, conception of al-h{az\f, the meaning beyond the absence of the word. الملخص تهدف هذه الدراسة لمعرفة تصورٌة الحذف فً تفسٌر القرأن خاصة فً أهمٌته ودوره فً كشف محتوٌات المعنى من الأٌة. أسس المشكلة الكامنة على هذه الدراسة هً: أولا، عدم الوضوح عن أهمٌة نظرٌة الحذف ودوره فً كشف محتوٌات معانى القرأن لأن بحث الحذف عامة ٌعرض نوعٌة الحذف ومثاله فً الأٌة بدون البحوث الكافٌة. الثان،ً أن تطبٌق نظرٌة الحذف تشعر شكلانٌة فقط ٌعنى لفهم تحرٌر النص ولم تظهر النتائج الأهمٌة فً المعنى. الثالث، وجود الإعتراض من بعض الأطراف فً تشكٌك صالح نظرٌة الحذف غلى أن موقفه قد رسخت سواء فً عالم تفسٌر القرأن وكذلك فً علوم القرأن. هذه الدراسة إستكشافٌة بطرٌقة وصفٌة وتحلٌلٌة نقدٌة. الطرٌقة الوصفٌة تستخدم لإدارة المعطٌات عن نظرٌة الحذف والأٌات التى تحتوى المحذوفات بشكل منهجً. والطرٌقة التحلٌلٌة النقدٌة تستخدم للإكتشاف والتحلٌل والبحث نقدٌة دقٌقٌة على نظرٌة الحذف وتطبٌقه فً فهم الأٌة لمعرفة أهمٌة نظرٌة الحذف ودوره فً كشف معانى الأٌة. النتائج فً هذه الدراسة هً: أولا، أن أهمٌة نظرٌة الحذف ودوره فً كشف معانى الأٌة تقع فً موقعٌن: )١الدور فً تحرٌر الأٌة، ٌعنى بإدخال الكلمة التقدٌرٌة على الاماكن المعٌنة فً صٌغة الأٌة لكً تكون الأٌات المشكلات فً حرفٌته سهلا فً فهمه. )٢الدور لكشف المعانى وراء عدم الكلمة، أي أن عدم ذكر الكلمة فً تحرٌر الأٌة ٌحتوى على المعانى الخصوصٌة. هذا الدور أثبت صحة لغة القرأن ودقته لأن المعنى من المنطوق (ما فً الذكر) مساوٌة للمعنى من المسكوت (ما فً عدم الذكر) وٌعزز بعضه بعضا. الثانً، أن إحدى أسلوب القرأن وهً الإٌجاز وجوامع الكلم فً حد معٌن جعلت الأٌة تشعر المشكلة والصعبة فً فهمه، وعلى تلك الحالة أن تطبٌق نظرٌة الحذف صالح لأنها تنتج على فهم أهمً سواء فً جانب تحرٌرٌة الأٌة وكذلك على جانب محتوٌة معنى الأٌة. الكلمات الرئٌسة: الحذف، تقدٌر الحذف، أهمٌة نظرٌة الحذف، المعنى وراء عدم الكلمة.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 2x Islam > 2x1 Al Quran dan Ilmu Terkait
2x Islam > 2x3 Aqoid dan Ilmu Kalam
Divisions: Program Pascasarjana > Ilmu Al Quran dan Tafsir
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 12 Apr 2017 05:53
Last Modified: 12 Apr 2017 05:53
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/400

Actions (login required)

View Item View Item