TRADISI PESANTREN DAN RADIKALISME AGAMA (Studi Kasus di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo Tahun 2017/2018)

B, Ahmad Muhson and Dr., Yusup Rohmadi, M. Hum. (2018) TRADISI PESANTREN DAN RADIKALISME AGAMA (Studi Kasus di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo Tahun 2017/2018). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
AHMAD MUHSON B.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui tradisi di pondok pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki, 2) Memberikan penjelasan adakah keterkaitan antara tradisi pesantren dan radikalisme agama di pondok pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di pondok pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo tahun pelajaran 2017/2018 mulai bulan Januari sampai Februari 2018. Subyek penelitian ini adalah tradisi pondok pesantren. Informan penelitian ini pengurus pondok, bagian humas, ustadz dan santri. Teknik pengumpulan data mengunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi baik sumber maupun metode. Data dianalisis menggunakan model interaktif dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tradisi, kegiatan atau kebiasaan di pondok pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki tidak jauh berbeda dengan kebanyakan pesantren-pesantren yang ada di Indonesia pada umumnya. Rutinitas membaca Al-Qur’an, qiyamul lail, belajar kitab kuning, kegiatan halaqoh, muhadhoroh, pelatihan beladiri, SAPALA, hidup disiplin, wiyata bakti, Pembelajaran yang mengacu pada kurikulum kepesantrenan dan kurikulum kementrian Agama. 2) Ttradisi, kegiatan atau kebiasaan pesantren yang mendapat pengawasan dan perhatian dari Pemerintahan Indonesia adalah tradisi pembelajaran yang berupa sistem pendidikan dan kurikulum yang terdapat materi jihad, serta kegiatan Mulakamah (beladiri) dan SAPALA KAMUFISA (Santri Pecinta Alam Kader Mujahid Fii Sabilillah) yang model pelatihannya oleh media barat diinterpretasikan sebagai latihan kader atau bibit-bibit teroris, karena mirip latihannya militer. Beberapa tradisi atau kegiatan di pondok pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki yang dicurigai dan mendapat pengawasan ekstra dari pemerintah setelah diamati dan diteliti ternyata tidak menimbulkan sikap radikalisme agama terhadap santrinya. Kata Kunci : Tadisi Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Radikalisme Agama

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.3 Pendidikan Islam
Divisions: Program Pascasarjana > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 20 Feb 2019 01:51
Last Modified: 20 Feb 2019 01:51
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/3188

Actions (login required)

View Item View Item