PELAKSANAAN KONSELING SEBAYA (PEER COUNSELING) UNTUK MEMBANTU PENERIMAAN DIRI PADA PENDERITA LUPUS DI YAYASAN TITTARI SURAKARTA

Indriyati, Fatma Nur and H.M., Syakirin Al- Ghozaly, M.A.,Ph.D (2018) PELAKSANAAN KONSELING SEBAYA (PEER COUNSELING) UNTUK MEMBANTU PENERIMAAN DIRI PADA PENDERITA LUPUS DI YAYASAN TITTARI SURAKARTA. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
FATMA NUR INDRIYATI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Fatma Nur Indriyati (14.12.21.137), Pelaksanaan Konseling Sebaya (PeerCounseling) untuk Membantu Penerimaan Diri pada Penderita Lupus di Yayasan Tittari. Jurusan Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Juni 2018. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa seseorang dengan penyakit lupus masih banyak yang memiliki penerimaan diri yang rendah. Para penderita lupus lebih nyaman bercerita dan menyelesaikan masalahnya dengan teman sebayanya yaitu sesama penderita lupus. Dengan demikian, konseling sebaya menjadi hal yang perlu dilakukan terhadap penderita lupus. Yayasan Tittari Surakarta merupakan sebuah yayasan yang memiliki sebuah program konseling lupus dalambentuk konseling sebaya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan konseling sebaya untuk membantu penerimaan diri pada penderita lupus yang dilakukan oleh Yayasan Tittari Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menggambarkan proses pelaksanaankonseling sebaya untuk membantu penerimaan diri pada penderita lupus yang dilakukan oleh Yayasan Tittari Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjek penelitian ini ada 3 orang yang menjadi konselor sebaya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulandata, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum pelaksanaan konseling sebaya dilakukan pemilihan calon konselor sebaya dan pembekalan terhadap konselor sebaya yang terpilih. Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap awal, tahap kerja dan tahap akhir. Hasil konseling sebaya akan efektif jika penderita lupus dapat memahami kondisi diri dan menerima keadaan dirinya. Kata kunci : konseling sebaya (peer counseling), penerimaan diri, penderita lupus

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.2 Dakwah Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 20 Feb 2019 01:51
Last Modified: 20 Feb 2019 01:51
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/3187

Actions (login required)

View Item View Item