TEKNIK MOTIVATIONAL INTERVIEWING UNTUK MEMBEKALI PENYANDANG DISABILITAS NETRA MEMPEROLEH SUBJECTIVE WELL-BEING DI RPS DN BHAKTI CANDRASA SURAKARTA

SOFANTIYANA, NURIKA INDAH and Drs. H, Ahmad Hudaya M.Ag (2018) TEKNIK MOTIVATIONAL INTERVIEWING UNTUK MEMBEKALI PENYANDANG DISABILITAS NETRA MEMPEROLEH SUBJECTIVE WELL-BEING DI RPS DN BHAKTI CANDRASA SURAKARTA. skripsi thesis, IAIN SURAKARTA.

[img]
Preview
Text
NURIKA INDAH S.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Nurika Indah Sofantiyana (14.12.2.1.171), Teknik Motivational Interviewing untuk Membekali Penyandang Disabilitas Netra dalam Memperoleh Subjective Well-Being di RPS DN Bhakti Candrasa Surakarta. Skripsi: Jurusan Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Mei 2018. Kekhawatira-kekhawatiran yang dialami penyandang disabilitas netra berupa kecemasan tentang masa depan, penerimaan orang lain, ketidakpuasan hidup, pekerjaan dan tugas barunya sebagai orang tua. Kondisi tersebut kemudian berpengaruh kepada rendahnya kebahagiaan atau subjective well being penyandang disabilitas netra. Oleh karena itu perlu sebuah cara untuk membekali penyandang disabilitas netra dalam memperoleh subjective well being. Salah satu tindakan untuk memembekalinya ialah dengan melakukan layanan bimbingan mental di RPS DN Bhakti Candrasa Surakarta. Bimbingan mental yang dilaksanakan menggunakan konseling dengan teknik motivational interviewing (MI). Maka dengan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan konseling dengan teknik MI untuk membekali penyandang disabilitas netra dalam memperoleh subjective well being di RPS DN Bhakti Candrasa Surakarta. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mengupas bagaimana kualifikasi dan kompetensi pekerja sosial dan proses pelaksanaan konseling MI. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Subjek dipilih menggunakan criterion-based sampling, yaitu pekerja sosial (peksos) di RPS DN Bhakti Candrasa Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PM menerima bekal berupa konseling dengan teknik MI. teknik tersebut diimplementasikan melalui empat prinsip yaitu megekspresikan empati dengan menjadi pendengar dan sikap yang baik, memberikan evaluasi pemikiran Penerima Manfaat (PM), menerima PM apa adanya, mendukung keyakinan PM dalam mengembangkan diri. Pengembangan dirinya melalui bekal keterampilan pijat dan membangun kerja sama dengan mitra kerja serta masyarakat. Adapun faktor yang mempengaruhi pelaksanaan teknik MI ialah kompetensi dan kualifikasi pekerja sosial, keterbukaan individu, variasi masalah dan lingkungan penerima manfaat. Selama proses rehabiltasi PM mengakui mengalami perubahan dari segi mental, yaitu menjadi pribadi yang lebih menerima kehidupannya, menjadi pribadi yang lebih bersemangat mencoba hal-hal baru dan merasa lebih bahagia karena tinggal bersama orang-orang yang bernasib sama. Kata kunci: motivational interviewing, penyandang disabilitas netra, subjective well-being

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.2 Dakwah Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 20 Feb 2019 01:50
Last Modified: 20 Feb 2019 01:50
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/3169

Actions (login required)

View Item View Item