MODEL PROBLEM SOLVING ANAK-ANAK KORBAN SEKOLAH FORMAL (STUDI KASUS KOMUNITAS BELAJAR QARYAH THAYYIBAH (KBQT) SALATIGA)

NINGTIYAS, HAMIDAH SUSILO and Nur, Muhlashin, S.Psi, M.A (2018) MODEL PROBLEM SOLVING ANAK-ANAK KORBAN SEKOLAH FORMAL (STUDI KASUS KOMUNITAS BELAJAR QARYAH THAYYIBAH (KBQT) SALATIGA). skripsi thesis, IAIN SURAKARTA.

[img]
Preview
Text
HAMIDAH SUSILO NINGTYAS.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Hamidah Susilo Ningtiyas (131221005). Model Problem Solving Anak-anak Korban Sekolah Formal (Studi Kasus Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah (KBQT) Salatiga). Skripsi. Jurusan Bimbingan Dan Konseling Islam Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami model problem solving Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah (KBQT) Salatiga kepada anak-anak yang menjadi korban selama belajar di sekolah formal. Sekolah formal yang dimaksud adalah sekolah dengan sistim yang membelenggu sehingga menggeser hakikat belajar ataupun mengajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari tiga warga belajar dan satu pendamping yang diambil dengan purposive sampling. Data yang dikumpulkan berasal dari observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian menggunakan trianggulasi untuk mengetahui keabsahan data. Tehnik analisis data yang digunakan mengacu pada cara analisis Robert K. Yin yakni; penjodohan pola, eksplanasi dan analisis data deret waktu. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa model problem solving di KBQT Salatiga dilakukan dengan cara yang spontan dan tanpa treatment khusus. Pendamping yang berperan sebagai guru jika di sekolah formal memiliki prinsip yang unik sehingga selama proses belajar pendamping hanya melakukan sedikit intervensi kepada warga belajar. Selama proses belajar pun tidak ada sekat antara pendamping dengan warga belajar, anak bebas mempelajari apapun dan tempat belajar mereka tidak berbatas pada ruang. Selain berbuku, mereka juka memanfaatkan internet sebagai perpustakaan untuk mencari informasi yang kemudian di diskusikan dengan siapapun yang dirasa menguasai tentang apa yang akan dipelajarinya. Tema yang dipelajari di KBQT pun selalu update setiap hari. Warga belajar sendiri yang bergantian untuk menjadi narasumber dalam sebuah diskusi. Keberhasilan mereka dalam belajar pun tidak diukur dengan menggarap soal-soal seperti di sekolah formal. KBQT memiliki pola evaluasi yang semuanya bersumber dari warga belajar dan dikembalikan lagi ke warga belajar untuk menyelesaikan masalah dan apa yang dirasa sulit untuk di pelajari. Tidak ada evaluasi formal karena memang pola di KBQT adalah santai. Output dari KBQT bahkan memiliki kecenderungan dan kepercayaan diri yang tinggi karena selama proses belajar di KBQT mereka sering terlibat aktif dalam kelas maupun Gelar Karya (GK) dengan berbagai tugas yang dibagi dan disepakati bersama. Kata Kunci; Model Probel Solving, Korban, Sekolah Formal.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.2 Dakwah Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 20 Feb 2019 01:50
Last Modified: 20 Feb 2019 01:50
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/3164

Actions (login required)

View Item View Item