ISTILAH-ISTILAH HADIS MENURUT ABU DAWUD (Studi Kitab Sunan Karya Abu Dawud al-Sijistani)

Nadhiroh, Afroini Choirun and Salman, Abdul Matin Bin and Na'imah, Elvi (2018) ISTILAH-ISTILAH HADIS MENURUT ABU DAWUD (Studi Kitab Sunan Karya Abu Dawud al-Sijistani). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
AFROINI CHOIRUN NADHIROH.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Afroini Choirun Nadhiroh, Mei 2018, Istilah-istilah Hadis Menurut Abu Dawud (Studi Atas Kitab Sunan Abu Dawud Al-Sijistani). Skripsi: Jurusan Ilmu Al-Qur‟an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Surakarta. Telah diketahui bahwa hadis merupakan pedoman kedua setelah al-Qur‟an. Perkembangan hadis sampai sekarang terus berjalan. Mulai dari pengumpulan, penghimpunan dan pengkodifikasian. Hadis tersebar dari satu perawi ke perawi yang lain. Banyak ulama yang mengumpulkan dan mengarang kitab hadis. Mengenai klarifikasi hadis, pada masa al-Bukhâri dan ulama lain yang sebelum al-Tirmiżî hanya dinilai dengan dua kualitas yaitu ṣaḥîḥ dan ḍa`îf. Setiap ulama hadis dalam menentukan kriteria keshahihan hadis berbeda-beda. al-Bukhâri memberi batasan kriteria keshahihan hadis bahwa yang meriwayatkan harus sezaman, dan bertemu langsung dengan nabi. Sedangkan menurut Muslîm dalam menentukan syarat keshahihan hadis tidak harus bertemu langsung namun hanya hidup sezaman. Begitupun juga Abu Dawud, salah satu ulama yang juga terkenal sebagai ahli hadis. Dari kriteria keshahihan hadis yang ditentukan masing-masing ulama juga akan menentukan istilah-istilah hadis yang dikemukakan ulama hadis. Abu Dawud adalah ulama ahli hadis yang terkenal dengan kitab Sunan-nya. Ia lahir di kota Sijistan pada tahun 202 H dan wafat pada tahun 275 H. kitab Sunan Abu Dawud diberi nama Sunan Abu Dawud. Ia merupakan salah satu ulama yang diakui kredibilitasnya dalam bidang hadis, terbukti banyak karya yang ditulisnya. Penelitian ini bersifat kepustakaan. Sumber primernya diambil dari kitab Sunan Abu Dawud. Sementara itu, sumber skundernya diambil dari berbagai macam kitab Muṣtalah hadis, syarh hadis, kitab biografi rawi, jurnal-jurnal, buku dan lainnya yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini menggunakan teori ilmu hadis, sedangkan dalam mengemukakan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemikiran hadis Abu Dawud terbukti dalam kitab Sunan Abu Dawud. Abu Dawud menjelaskan syarat keshahihan tidak terperinci secara langsung. Namun dalam menentukan keshahihannya hampir sama dengan yang dilakukan oleh Muslim. Perawi yang meriwayatkan hadis ada keterikatan antara guru dan murid. Abu Dawud dalam menilai hadis sebagaimana yang telah dijelaskan dalam kitab Sunan-nya, ia membagi dalam lima istilah, yaitu Ṣaḥîh, yusybihuhû (yang menyerupai ṣaḥīh) yang menurut ulama hadis yaitu ṣaḥīh ligairihi, yuqâribuhu (yang mendekati ṣaḥīh) yang menurut ulama hadis yaitu hasan liżātihi, wahn syadîdun (hadis yang sangat ḍa‟īf), dan Ṣâlih yang menurut ulama hadis adalah hasan lighairihi. Abu Dawud dalam menyusun kitabnya hanya mencantumkan 2-4 hadis dalam satu bab.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x1 Al Quran dan Ilmu Terkait
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Tafsir Hadist
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 17 Jan 2019 02:07
Last Modified: 17 Jan 2019 02:07
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/2903

Actions (login required)

View Item View Item