ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN PEMERINTAH KOTA DI JAWA TENGAH TAHUN 2010-2014

Dian, Istyaningtyas and Anim, Rahmayati, M.Si (2017) ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN PEMERINTAH KOTA DI JAWA TENGAH TAHUN 2010-2014. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
Dian Istyaningtyas.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the performance between the district and city governments in the region of Central Java prosinsi using self-sufficiency ratio, the ratio of effectiveness, efficiency ratio, activity ratio, and growth ratios. This research method is descriptive qualitative method with a population of the district administration and municipal governments in Central Java in 2010-2014. The sampling technique in this study using pusposive Sampling. The results show: Banyuwangi and Tegal has the highest self-sufficiency ratio. And Blora Regency and Pekalongan lowest. Effectiveness Ratio, Kendal regency, Pati regency is the highest position and Tegal regency and Surakarta are at the lowest position. The efficiency ratio, Wonosobo regency and city of Magelang is the highest position while Boyolali, and Pekalongan city is at its lowest position. Activity ratio, Pati and Demak is the highest position while Banyumas and Tegal are at the lowest position. The ratio of growth, Banjarnegara district and Pekalongan is the highest position, while Surakarta and Surakarta are at the lowest position. Keywords: independence, effectiveness, efficiency, expenditure, spending growth, growth, financial performance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah kota di wilayah prosinsi Jawa Tengah dengan menggunakan rasio kemandirian, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio aktivitas, dan rasio pertumbuhan. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan populasi pemerintahan kabupaten dan pemerintah kota di Jawa Tengah tahun 2010-2014. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Pusposive Sampling. Hasil pengujian menunjukkan: Kabupaten Banyuwangi dan Kota Tegal memiliki rasio kemandirian paling tinggi. Dan Kabupaten Blora dan Kota Pekalongan paling rendah. Rasio Efektivitas, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pati berada pada posisi tertinggi dan Kabupaten tegal dan Kota Surakarta berada pada posisi terendah. Rasio Efisiensi, Kabupaten Wonosobo dan kota Magelang berada pada posisi tertinggi sedangkan Kabupaten Boyolali, dan kota Pekalongan berada pada posisi terendah. Rasio aktivitas, kabupaten Pati dan Kabupaten Demak berada pada posisi tertinggi sedangkan kabupaten Banyumas dan Kota Tegal berada pada posisi terendah. Rasio pertumbuhan, kabupaten Banjarnegara dan Kota Pekalongan berada pada posisi tertinggi, sedangkan Kabupaten Semarang dan Kota Surakarta berada pada posisi terendah. Kata kunci: kemandirian, efektivitas, efisiensi, belanja rutin, belanja pertumbuhan, pertumbuhan, kinerja keuangan

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 330 Economics
300 Ilmu Sosial > 330 Economics > 332 Financial economics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Akuntansi Syariah
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 31 Mar 2017 03:47
Last Modified: 31 Mar 2017 03:47
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/281

Actions (login required)

View Item View Item