PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN IBADAH SHALAT DHUHA BERJAMAAH SISWA KELAS VII DI MTs NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2018/2019

AYU LESTARI, VIDYAH and Makruf, Imam (2018) PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN IBADAH SHALAT DHUHA BERJAMAAH SISWA KELAS VII DI MTs NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2018/2019. skripsi thesis, Institut Agama Islam Negeri Surakarta.

[img]
Preview
Text
VIDYAH AYU LESTARI.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Guru merupakan pemeran utama dalam proses pembelajaran. Selain itu guru juga mempunyai peran sebagai pembimbing dalam memberikan dorongan dan motivasi kepada siswanya untuk berperilaku disiplin di sekolah. MTs Negeri 3 Boyolali merupakan sekolah yang berbasis islam yang mempunyai program wajib yaitu shalat dhuha berjamaah di Masjid. Namun dalam kegiatan tersebut masih ada siswa yang tidak berdisiplin dalam shalatnya. Ketidak disiplinan tersebut ditunjukkan ketika waktu shalat dhuha tiba tidak bergegas menuju masjid, tidak membawa peralatan shalat, serta tidak khusyuk dalam melaksanakan shalat sehingga guru melakukan berbagai peranan dalam mendisiplinkkan shalat siswa. Maka dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah shalat dhuha berjamaah di MTs N 3 Boyolali. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tempat penelitan di MTs N 3 Boyolali, waktu penelitian adalah bulan Mei-Agustus 2018. Subjek penelitian adalah guru wali kelas VII dan informannya adalah siswa, kepala madrasah, waka kurikulum dan koordinator keagamaan. Data diperoleh dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui teknik Triangulasi data kemudian data dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulakan sebagai berikut: Peran guru dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah shalat dhuha berjamaah meliputi (1) Guru sebagai Pendidik yaitu memberi himbauan dan pengetahuan tentang shalat dhuha bejamaah kepada peserta didik (2) Guru sebagai Pembimbing yaitu Guru mendampingi dan mengawasi pelaksanaan shalat dhuha berjamaah, (3) Guru sebagai Pelatih yaitu guru memberikan contoh yang baik bagi siswa dalam mendisiplinkan shalat dan setelah shalat guru melakukan absensi ke kelas masing-masing, (4) Guru sebagai Model dan Teladan yaitu ketika bel kedua berbunyi atau waktu shalat dhuha sudah dimulai guru mengajak siswanya untuk pergi ke masjid dan melaksanakan shalat dhuha berjamaah, (5) Guru sebagai Penasehat yaitu guru memberikan hukuman yang mendidik bagi siswa yang melanggar tata tertib shalat dhuha berjamaah. Metode yang digunakan guru dalam meningkatkan kedisiplinan shalat dhuha berjamaah adalah dengan menggunakan metode pembiasaan, keteladanan, nasihat, dan hukuman.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.3 Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 27 Dec 2018 03:48
Last Modified: 27 Dec 2018 03:48
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/2550

Actions (login required)

View Item View Item