PERSEPSI UMKM INDUSTRI RUMAH TANGGA BATIK LAWEYAN TERHADAP PERAN PERBANKAN SYARIAH

Rini, Hana Zunia and Anwar, Mokhamad Zainal (2018) PERSEPSI UMKM INDUSTRI RUMAH TANGGA BATIK LAWEYAN TERHADAP PERAN PERBANKAN SYARIAH. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
hana zunia rini.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi UMKM industri rumah tangga batik Laweyan terhadap peran perbankan syariah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kampung Batik Laweyan dengan mewawancarai 13 informan secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi UMKM industri rumah tangga batik Laweyan terhadap peran perbankan syariah adalah persepsi yang kurang baik. Stigma negatif muncul dikalangan pelaku usaha batik Laweyan dikarenakan belum dikenalnya produk – produk dari perbankan syariah itu sendiri. Selain itu peran perbankan syariah terhadap UMKM industri rumah tangga batik Laweyan masih kurang. Hal ini dibuktikan dengan kurangnya partisipasi bank syariah dalam memecahkan masalah yang dihadapi UMKM batik di Laweyan terutama masalah permodalan. Oleh karena itu, bank syariah perlu melakukan pendekatan terhadap UMKM batik Laweyan dengan cara sosialisasi. Selain program pembiayaan, UMKM batik Laweyan juga masih perlu program pendampingan. Pertama, manajemen keuangan karena pelaku usaha batik Laweyan tidak melakukan pembukuan dalam usahanya. Kedua, adalah pendampingan dalam jalur transaksi keuangan untuk jual beli secara ekspor karena pelaku usaha batik Laweyan tidak mengetahui alur atau mekanisme transaksi keuangan ke LN sehingga transaksi ekspor gagal. Dengan memberikan program pendampingan, maka masyarakat dengan sendirinya akan mengenal bank syariah tanpa harus melakukan sosialisasi yang kadang tidak efektif. Faktor – faktor yang mempengaruhi UMKM industri rumah tangga batik Laweyan untuk tertarik atau tidak tertarik menjadi nasabah bank syariah ada 3 faktor. Pertama, faktor orisinil yang bersumber dari bank syariah itu sendiri. Kedua faktor internal yaitu bersumber dari individu (pelaku usaha batik Laweyan) berdasarkan pengalaman. Ketiga, faktor eksternal bersumber dari luar diri individu atau dari faktor lingkungan yang mengaharuskan pelak usaha batik Laweyan menggunakan bank syariah. Pelaku usaha batik Laweyan mendapatkan informasi tentang akses pembiayaan di bank syariah yaitu bank syariah yang menawarkan pembiayaan kepada pelaku usaha batik Laweyan ketempat usaha atau rumah. Strategi door to door sebenarnya sudah efisien, mengingat waktu pelaku usaha batik Laweyan terbatas. Tidak hanya sebatas menawarkan saja tapi perbankan syariah perlu memberikan pemahaman atau memperkenalkan produk kepada pelaku usaha batik Laweyan sehingga penawaran menjadi efektif.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 10 Dec 2018 01:47
Last Modified: 10 Dec 2018 01:47
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1932

Actions (login required)

View Item View Item