PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN SISWA MELALUI PROGRAM LIFE SKILL DI SD Al-IRSYAD SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018

Annisa, Mahmudah and Dr., Fetty Ernawati, S.Psi, M.Pd (2017) PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN SISWA MELALUI PROGRAM LIFE SKILL DI SD Al-IRSYAD SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
fulltext.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Program pendidikan sekolah tidak hanya sebatas pada pengembangan pengetahuan dan pengembangan sikap, namun juga pengembangan aspek keterampilan, yang dikemas dalam bentuk pengembangan kemandirian. Maka sekolah mengadakan program life skill agar siswa dapat membiasakan diri untuk mandiri dalam melakukan segala hal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengembangan kemandirian melalui programlife skill untuk meningkatkan kemandirian siswa di SD Al Irsyad Surakarta, 2). Untuk menjelaskan faktor penghambat dan pendukung pada pelaksanaan kegiatan pengembangan kemandirian siswa melalui program life Skill untuk meningkatkan kemandirian siswa di SD Al Irsyad Surakarta, 3). Untuk menjelaskan solusi yang diambil oleh pihak SD Al Irsyad Surakarta dalam menanggulangi belum maksimalnyapada pelaksanaan kegiatan programlife skill untuk meningkatkan pengembangan kemandirian siswa di SD Al-Irsyad Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dilaksanakan di SD Al Irsyad Surakarta pada bulan Agustus 2017 sampai Oktober 2017, subjek penelitian adalah kepala sekolah SD Al Irsyad Surakarta sedangkan informan adalah siswa atau peserta didik kelas 1,waka kesiswaan, Guru SD Al-Irsyad Surakarta dan wali murid.Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.Data yang sudah terkumpul diperiksa keabsahannya dengan triangulasi sumber, selanjutnya dianalisis dengan Model Interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1).Bentuk kegiatan pengembangan kemandirian siswa diantaranya menggosok gigi sendiri, melepas dan memakai pakaian sendiri tanpa dilayani. Baik di sekolah maupun di rumah siswa masing- masing dituntut untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhannya sendiri dan juga bisa bermanfaat untuk orang di sekitarnya,2).Faktor penghambatnya diantaranya yaitu terkadang tidak bersinerginya antara orang tua dan sekolah dalam pelaksanaan kegiatan pengembangankemandirian siswa. Sedangkan Faktor pendukungnya adalah sarana prasarana dan orang tua yang mendukung, juga kurikulum yang dirancang adanya kegiatan pengembangan kemandirian siswa, 3). Solusi untuk menanggulangi masalah tersebut adalahdengan menjalin komunikasi yang baik dengan wali murid, memaksimalkan kegiatan yang ada di SD Al Irsyad Surakarta serta sikap toleransi dan bimbingan terhadap siswa.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Education > 372 Elementary education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 14 Mar 2018 01:40
Last Modified: 14 Mar 2018 01:40
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1489

Actions (login required)

View Item View Item