KONSTRUKSI PEMBERITAAN DALAM PEMBERITAAN KASUS KORUPSI DAHLAN ISKAN (Analisis Framing Pada jawapos.com Edisi Oktober – November 2016)

Nugroho, Galih Wicaksono and Dr., Muhammad Fahmi, M.Si. (2017) KONSTRUKSI PEMBERITAAN DALAM PEMBERITAAN KASUS KORUPSI DAHLAN ISKAN (Analisis Framing Pada jawapos.com Edisi Oktober – November 2016). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
skripsi full.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK NUGROHO GALIH WICAKSONO. NIM. 13.12.1.1.060.KONSTRUKSI PERS DALAM PEMBERITAAN KASUS KORUPSI DAHLAN ISKAN (ANALISIS FRAMING PADA SURAT KABAR JAWA POS EDISI OKTOBER – NOVEMBER 2016). Skripsi: Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, 2017. Media massa Indonesia pada pertengahan tahun 2016 disibukkan dengan pemberitaan tentang kasus korupsi. Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur setelah menjalani pemeriksaan kelima. Dahlan Iskan ditahan karena menerima aliran dana dari penjualan aset PT.PWU. Ditetapkannya Dahlan Iskan sebagai tersangkapenjualan aset BUMN Jawa Timur, PT Panca Wira Usaha (PWU) oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menjadikan peristiwa tersebut menarik bagi media massa untuk memberitakannya terlebih lagi Dahlan Iskan adalah pemilik dari perusahaan surat kabar Jawa Pos. Berbeda dengan media massa lain, Jawa Pos rutin menerbitkan berita tentang pemiliknya tersebut. Kemenarikan berita-berita tersebut berdasarkan posisi pelaku yakni pemilik Jawa Pos. Karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti tentang pembingkaian konstruksi pada berita tentang kasus korupsi Dahlan Iskan. Dari konstruksi tersebut peneliti ingin mendeskripsikan konstruksi berita yang dilakukan Jawa Pos Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif teks. Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis framing Zhongdang pan dan Gerald Kosicki. Model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald Kosicki menggunakan empat perangkat framing yakni, Sintaksis, Tematik, Skrip, Retoris untuk menekankan kerangka fikir tertentu terhadap peristiwa yang direncanakan. Dari empat elemen framing tersebut terdapat analisis yang lebih rinci yaitu, headline, lead, latar, kutipan, 5W+1H, detilkoherensi, bentuk kalimat, retoris, leksikon, grafis. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa konstruksi pers yang dilakukan Jawa Pos terlihat memihak terhadap Dahlan Iskan. Hal ini berdasarkan dari analisis framing enam berita yang telah dilakukan. Selain itu Jawa Pos melakukan konstruksi pemberitaan dengan keberpihakan Jawa Pos dalam materi pemberitaan. Namun, dari segi penulisan Jawa Pos membuat tulisan yang halus namun sangat bermakna sesuai prosedur peraturan yang berlaku. Jawa Pos melakukan konstruksi berita dengan karakter jelas, rinci dan terorganisir. Selain itu, keberpihakan Jawa Pos akibat status kepemilikan perusahaan yang masih terkait dengan Dahlan Iskan, sehingga citra Dahlan Iskan terangkat di masyarakat secara positif dan terdapat faktor lain yang mempengaruhi Jawa Pos memihak terhadap Dahlan Iskan yakni Dahlan Iskan adalah pemilik perusahaan tersebut dan sekarang dipimpin oleh anaknya yaitu Azrul Ananda. Kata Kunci: Konstruksi, Framing, Korupsi ABSTRACT NUGROHO GALIH WICAKSONO. NIM. 13.12.1.1.060.CONSTRUCTION PRESS IN CASE STUDY OF DAHLAN ISKAN CORRUPTION (FRAMING ANALYSIS OF OCTOBER NEWS POSITION EDITION POSITION - NOVEMBER 2016). Thesis: Department of Communication and Islamic Broadcasting, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, State Islamic Institute of Surakarta, 2017. Indonesia's mass media in mid-2016 was preoccupied with news of corruption cases. Dahlan Iskan was appointed as a suspect by the East Java High Prosecutor Office after undergoing the fifth inspection. Dahlan Iskan was arrested for receiving cash flow from the sale of PT.PWU assets. The appointment of Dahlan Iskan as a capture of the assets of BUMN East Java, PT Panca Wira Usaha (PWU) by the East Java High Prosecutor made the incident interesting for the mass media to report it moreover Dahlan Iskan is the owner of Jawa Pos newspaper company. Unlike other mass media, Jawa Pos regularly publishes news about its owner. The news is based on the position of the perpetrator that is the owner of Jawa Pos. Therefore, the researcher is interested in researching about construction framing on news about Dahlan Iskan corruption case. From the construction, the researcher wanted to describe news construction done by Jawa Pos. This research uses qualitative research method of text. The data collection is done by observation, documentation, interview, and literature study. Data analysis technique in this research is by using framing analysis of Zhongdang pan and Gerald Kosicki. Framing analytics Zhongdang Pan and Gerald Kosicki use four framing tools namely, Syntax, Thematic, Script, Rhetorical to emphasize a particular frame of mind on planned events. Of the four elements of framing there is a more detailed analysis that is, headline, lead, background, quotation, 5W + 1H, detail, coherence, sentence form, rhetorical, lexicons, graphics. From the results of research shows that the construction of the press made Java Post looks pro against Dahlan Iskan. This is based on six framing analysis of the news that has been done. In addition there are other factors that affect the Java Post pro against Dahlan Iskan ie Dahlan Iskan is the owner of the company and now led by his son is Azrul Ananda. Keywords: Construction, Framing, Corruption

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 600 Teknologi > 605 Serial publications
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 05 Jan 2018 06:31
Last Modified: 05 Jan 2018 06:31
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1402

Actions (login required)

View Item View Item