REPRESENTASI PENYIMPANGAN HUKUM ISLAM DALAM FILM THE STONING OF SORAYA M. (Analisis Wacana Menurut Teun A. van Dijk)

Arif, Nur Rohman and Dr., Nurisman M.Ag (2017) REPRESENTASI PENYIMPANGAN HUKUM ISLAM DALAM FILM THE STONING OF SORAYA M. (Analisis Wacana Menurut Teun A. van Dijk). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
FULL TEXT.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Abstrak Film The Stoning of Soraya M. merupakan film yang diangkat dari sebuah buku karya seorang wartawan Perancis, Freidoune Sahebjam. Buku tersebut diangkat dari kisah nyata, yang menceritakan tentang nasib seorang wanita berkewarganegaraan Iran bernama Soraya Manutchehri. Soraya merupakan sosok wanita yang dijatuhi hukuman rajam hingga meninggal, dengan tuduhan karena telah melakukan zina. Buku tersebut menjadi International best seller, dan mengundang diskusi publik mengenai hukum rajam yang masih diterapkan di Iran. Cyrus Nowrasteh, seorang sutradara asal Amerika keturunan Iran, akhirnya terinspirasi untuk membuat film berdasar buku karya Freidoune Sahebjam tersebut. Dengan sedikit polesan ala Hollywood, film The Stoning of Soraya mampu merebut beberapa penghargaan bergengsi seperti Image Award tahun 2010, Audience Award pada acara Los Angeles Film Festival tahun 2009, Satellite award tahun 2009, The jury award of The WIFTS Foundation International Visionary Award tahun 2009, dan masih banyak nominasi bergengsi lainnya yang berhasil diraih oleh film ini. Meski berhasil meraih berbagai penghargaan serta nominasi, namun film The Stoning of Soraya M. ini cukup menuai pro dan kontra. Di Iran sendiri, film ini dilarang untuk ditayangkan, karena tema yang diusung oleh film ini kurang lebih mengkritisi tentang kurangnya hak perempuan serta mengkritisi praktek rajam yang masih berlaku di Iran. Berbagai hal itulah yang kemudian membuat penulis tertarik untuk meneliti film The Stoning of Soraya M. ini. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana model Teun A. van Dijk. Analisis wacana model Teun A. van Dijk memiliki tiga dimensi yang menjadi objek penelitiannya, yaitu: dimensi teks, kognisi sosial, serta konteks sosial. Jika dianalisa secara umum, pembuat film The Stoning of Soraya M. ini ingin menyampaikan pesan mengenai kurangnya hak perempuan dalam mengeluarkan pendapat, mudahnya hukum Islam dipelintir dan disalahgunakan, serta memberikan gambaran mengenai kengerian hukum rajam yang masih dipraktekkan di beberapa negara, khusunya di Iran.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 600 Teknologi > 605 Serial publications
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 05 Jan 2018 06:25
Last Modified: 05 Jan 2018 06:25
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1371

Actions (login required)

View Item View Item