PERAN GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK AKHLAK SISWA KELAS VII DI MTS NEGERI KALIJAMBE SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Fitri, Sari Wahyuni and Drs. H., Suparmin, M.Pd (2017) PERAN GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK AKHLAK SISWA KELAS VII DI MTS NEGERI KALIJAMBE SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2016/2017. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
10. SKRIPSI FULL.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Fitri Sari Wahyuni, Juni 2017, Peran Guru Aqidah Akhlak dalam Membentuk Akhlak Siswa Kelas VII di MTs Negeri Kalijambe Sragen Tahun Pelajaran 2016/2017, Skripsi: Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Surakarta Pembimbing : Drs. H. Suparmin, M.Pd. Kata Kunci : Peran Guru Aqidah Akhlak, Membentuk Akhlak Siswa Permasalahan akhlak merupakan titik pangkal dari semua permasalahan yang menimpa bangsa. Saat ini, sebagaian besar anak mengenyam bangku sekolah. Seharusnya, semakin banyak orang terdidik, maka akhlak anak semakin baik. Namun kenyataannya masih dijumpai perilaku-perilaku siswa yang menyimpang dari akhlaknya dan masih ada siswa yang melanggar tata tertib yang ada di madrasah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Guru Aqidah Akhlak dalam Membentuk Akhlak Siswa Kelas VII di MTs Negeri Kalijambe Sragen Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dilaksanakan di MTs Negeri Kalijambe Sragen pada bulan April-Juni 2017. Subjek penelitian ini adalah guru Aqidah Akhlak. Informan peneliti ini adalah kepala madrasah, guru Aqidah Akhlak lainnya, dan siswa kelas VII. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Untuk mengecek keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Teknik analisisnya menggunakan analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pembentukan akhlak siswa, guru Aqidah Akhlak memiliki peran yang aktif baik di dalam maupun di luar kelas, diantaranya: 1) Peran guru sebagai pembimbing, guru selalu membimbing siswa untuk berakhlak baik dalam kehidupan sehari-hari melalui pembiasaan budaya Islami 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun). 2) Peran guru sebagai model, guru selalu berusaha memberikan contoh yang baik bagi siswa agar para siswa memberikan feedback yang baik pula dalam kehidupan sehari-hari, memberikan contoh nyata pada saat mengajar yaitu mengucapkan salam terlebih dahulu, setelah itu berdoa secara bersama-sama. 3) Peran guru sebagai penasihat, guru selalu berusaha memberikan nasihat kepada siswa, agar selalu semangat dalam menjalankan kegiatan keagamaan dan ekstrakulikuler keagamaan seperti qira‟ah dan hadrah. 4) Peran guru sebagai evaluator, guru melakukan evaluasi secara menyeluruh, karena evaluasi tidak hanya membahas evaluasi dalam aspek kognitif saja, akan tetapi juga membahas evaluasi dalam aspek afektif dan psikomotorik. 5) Peran guru sebagai director, guru selalu mengarahkan pada nilai-nilai akhlak seperti: kedisiplinan, kejujuran, bertanggungjawab, tolong menolong, bekerjasama, berbagi, menghormati dan menghargai, komitmen terhadap aturan, infaq, peduli dengan teman.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x5 Akhlak dan Tasawuf
300 Ilmu Sosial > 370 Education
300 Ilmu Sosial > 370 Education > 373 Secondary education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 03 Jan 2018 02:35
Last Modified: 03 Jan 2018 02:35
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1106

Actions (login required)

View Item View Item