ETIKA PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MOH. ACHYAT AHMAD, QUSYAIRI ISMAIL, DAN JA’FAR HADI DALAM BUKU “MENGAPA SAYA HARUS MONDOK DI PESANTREN?”

Lia, Kristina and Dr., Toto Suharto, S.Ag., M.Ag. (2017) ETIKA PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MOH. ACHYAT AHMAD, QUSYAIRI ISMAIL, DAN JA’FAR HADI DALAM BUKU “MENGAPA SAYA HARUS MONDOK DI PESANTREN?”. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
Lia Kristina.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kata Kunci: Etika, Pendidikan Islam Dengan sedikitnya nilai-nilai adab Islam di dunia pendidikan, maka tidak heran jika muncul para ilmuan yang tidak beradab. Para ahli ilmu alam yang justru merusak alam. Para ahli ekonomi yang justru malah menyebabkan krisis ekonomi, atau melakukan korupsi. Hal demikian terjadi karena ilmu-ilmu yang dipelajari adalah ilmu yang terpisah dari nilai-nilai luhur agama, ilmu-ilmu sekuler, sehingga didalam ilmu itu tidak ada tuntunan yang benar bagaimana seharusnya ilmu itu diamalkan. Artinya di dalam ilmu itu tidak terkandung muatan adab Islami. Hal ini sesuai dengan isi buku “mengapa saya harus mondok di pesantren?” yang menjelaskan beberapa etika atau adab berkenaan dengan adab murid, adab guru dan adab wali murid. Berangkat dari rumusan masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Etika Pendidikan Islam. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literature (kepustakaan) baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian terdahulu. Sumber data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini, yaitu sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi dokumen atau bahan pustaka. Dalam penelitian data ini menggunakan teknik triangulasi teori. Dan analisis yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Langkah kerja dalam penelitian ini yaitu dengan membaca, lalu mengklarifikasi berdasarkan teori yang dirancang, dan menelaah atau menganalisis kemudian dideskripsikan. Adapun alur pemikiran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode deduktif, yaitu proses pendekatan yang berangkat dari kebenaran umum mengenai suatu teori dan menggeneralisasikan kebenaran tersebut pada suatu peristiwa yang bersifat khusus. Dalam proses belajar itu ada tiga hal yang tidak terpisahkan, yakni: niat, proses/usaha, dan hasil dari proses tersebut. Etika murid dan guru merupakan bagian dalam proses mencari ilmu. Jadi dalam Islam, proses mencari ilmu itu bukan hanya terbatas pada belajar, tetapi yang tidak boleh ditinggalkan dari proses mencari ilmu itu adalah etika-etika dalam mencari ilmu itu sendiri. Moh Achyat Ahmad dkk mengklasifikasikan etika murid dan etika guru menjadi tiga bagian. Etika murid, yaitu: 1) etika murid terhadap diri sendiri, 2) etika murid dengan pelajaran, dan 3) etika murid dengan guru. Etika guru, yaitu: 1) etika guru terhadap diri sendiri, 2) etika guru dengan pelajaran, dan 3) etika guru dengan murid. Pengklasifikasian ini juga mempunyai poin-poin penting didalamnya. Selain etika murid dan etika guru, ada etika wali murid, peran wali murid dalam pendidikan anaknya tetap penting.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Education
300 Ilmu Sosial > 370 Education > 377 Schools and religion
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 25 Jul 2017 04:05
Last Modified: 25 Jul 2017 04:05
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/589

Actions (login required)

View Item View Item