UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN KEMANDIRIAN SHOLAT PADA ANAK TUNADAKSA DI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT (YPAC) SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Khoirun, Nisak and Drs., Suluri, M.Pd (2017) UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN KEMANDIRIAN SHOLAT PADA ANAK TUNADAKSA DI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT (YPAC) SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
Khoirun nisak.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kata kunci: Anak Penyandang Tuna Daksa, Pendidikan Agama Islam, Kemandirian Sholat Anak tunadaksa adalah anak yang mempunyai kelainan ortopedik atau salah satu bentuk atau berupa gangguan dari fungsi normal pada tulang, otot, dan persendian yang mungkin karena bawaan sejak lahir, penyakit atau kecelakaan, sehingga apabila mau bergerak atau berjalan diperlukan alat bantu. Kekurangan fisik yang dimiliki anak tuna daksa menyebabkan mereka mengalami hambatan dalam kemandirian melaksanakan sholat. Ketidaksempurnaan fisik yang berbeda dengan anak lain hal ini mendorong Guru Pendidikan Agama Islam memberikan bimbingan bagi anak tunadaksa dalam menanamkan kemandirian shalat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Upaya Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Kemandirian Sholat Pada Anak Tunadaksa di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, tempat di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) pada bulan Maret- September 2016, dengan subyek penelitian Guru PAI dan anak tunadaksa dan informan Kepala Sekolah dan Guru selain Guru PAI. Data yang dikumpulkan menggunakan metode observasi, interview, dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber seperti wawancara, pengamatan, dokumentasi dan dilanjutkan dengan mengadakan anlisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian ini, bahwa pelaksanaan upaya peningkatan kemandirian siswa tunadaksa di YPAC Surakarta telah dilaksanakan dengan upaya-upaya yang disesuaikan dengan kondisi anak, antara lain pembelajaran dilakukan secara berulang-ulang dengan penuh kesabaran, pembelajaran dilakukan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing siswa, memberikan PR dan buku pantauan sholat untuk mengevaluasi kegiatan sholat siswa di rumah, guru PAI juga melibatkan siswa dalam proses pembelajaran sholat yaitu menugaskan siswa yang telah mampu mengerjakan sholat untuk mengajarkan kepada teman-temannya yang lain yang belum bisa, guru PAI juga melibatkan orang tua untuk aktif mengawasi dan mengajari anak sholat ketika dirumah. Upaya-upayanya yangdilakukan oleh sekolah berdampak pada adanya peningkatan perilaku anak dalam kemandirian sholat baik secara kualitas maupun kuantitas.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Education
300 Ilmu Sosial > 370 Education > 377 Schools and religion
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 24 Jul 2017 04:19
Last Modified: 24 Jul 2017 04:19
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/585

Actions (login required)

View Item View Item