MAKNA AL-BALA’ DALAM AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Tematik)

Nur, Hamim and Dr. H., Abdul Kholiq Hasan, M.A, M.Ed and Drs., Rahardjo Budi Santoso, M.pd (2017) MAKNA AL-BALA’ DALAM AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Tematik). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
9. Nur Hamim.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK NUR HAMIM, Makna Al-bala’ dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tematik). Kata bala>’ sangat populer bukan hanya dalam kosa kata bahasa Arab, bahkan orang- orang yang berada diluar Arab, bahkan orang Jawa untuk menunjukkan suatu peristiwa juga sering menggunakan istilah kata bala‟, seperti tolak balak. Kata tolak bala berasal dari dua kata yaitu, tolak berarti penolakan dan bala yaitu bencana. Ritual tolak bala’ merupakan tradisi masyarakat yang umunya ada pada masyarakat Jawa yang tujuannya untuk menolak bencana atau meminta agar dilindungi dari mara bahaya. Kata al-bala>’ dalam bahasa Arab, berasal dari kata “baliya” yang secara bahasa mempunyai makna ujian (al-ikhtibar), yang bisa dalam bentuk kebaikan maupun keburukan. Al-bala’ dalam Al-Qur‟an merupakan cobaan Allah swt. kepada manusia yang terjadi di dunia, karena ia diciptakan dengan sesuatu yang urgent di balik penciptaannya, semua bentuknya merupakan cobaan seperti telingga, penglihatan sampai akalnya merupakan cobaan dari Allah, serta cobaan lainnya didunia ini baik dalam bentuk sebuah kebaikan atau kemakmuran maupun keburukan atau bencana. Penelitian skripsi ini mencoba untuk menggali makna al-bala’ menurut Al-Qur‟an agar supaya tidak terjadi kesalahan pemahaman makna antara bala’ dalam konteks orang jawa dan bala’ dalam konteks Al-Qur‟an. Dari latar belakang masalah di atas sehingga mengasilkan rumusan masalah sebagai berikut. (1) apa makna bala>’ dalam al-Qur‟an (2) Bagaimana sikap manusia dalam menghadapi bala>’ menurut Al- Qur‟an (3) Bagaimana solusi Al-Qur‟an dalam menghadapi bala>’? Penelitian ini bersifat kepustakaan. Sumber primernya adalah kitab-kitab tafsir seperti Tafsir al-Misbah, Tafsi>r Ibnu Kas|i>r, Tafsir Al-Azhar dll. Sementara itu, sumber sekundernya diambil dari berbagai kitab, buku, dan jurnal yang relevan dengan pembahasan. Adapun pendekatan yang di gunakan adalah metode tafsir maudhu>’i (tematik). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Al-bala’ yang sering kita artikan dengan ujian manusia di dunia adalah sesuatu yang niscaya keberadaanya tidak bisa dipungkiri karena ia integral dengan kehidupan itu sendiri. al-Bala’ (ujian) pada hakikatnya adalah bagaimana kita bersikap dalam hidup atau ujian merupakan olah sikap manusia. Ketika Allah berfirman mengenai eksistensi ujian dalam al-Qur‟an, seolah Ia hendak memberitahukan kepada manusia tentang rule of game yang Ia ciptakan untuk manusia, agar manusia mengerti eksistensinya dalam kehidupan. Al- Qur‟an sendiri telah memberikan jawaban atau solusi atas persoalan ujian yang menimpa hamba-Nya yaitu, pertama, ber-istirja’. Kedua,bersikap sabar. Ketiga, bertawakkal kepada Allah, karena dengan bertawakkal kita tidak akan berlarut-larut dalam kesedihan. Dibalik ujian yang Allah berika kepada kita tentu di balik itu semua ada hikmah yang bisa kita ambil pelajaran darinya.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x0 Islam Umum
2x Islam > 2x2 Hadist dan Ilmu Terkait
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Tafsir Hadist
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 27 Apr 2017 06:29
Last Modified: 27 Apr 2017 06:29
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/468

Actions (login required)

View Item View Item