KISAH WAFAT NABI `ISA AS. DALAM AL-QUR’AN (Studi Atas Penafsiran Hamka Dalam Tafsir al-Azhar)

Ana, Faridhotun Maghfiroh and Dr. H., Moh. Abdul Kholiq Hasan, M.A., M. Ed. and Drs. H., Khusaeri, M.Ag. (2017) KISAH WAFAT NABI `ISA AS. DALAM AL-QUR’AN (Studi Atas Penafsiran Hamka Dalam Tafsir al-Azhar). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
Ana Faridhotun.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Hamka merupakan akronim dari nama aslinya Haji Abdul Malik ibn Abdul Karim Amrullah (1908-1981) adalah seorang mufasir kontemporer dari Indonesia. Beliau menulis tafsir 30 juz yang termuat dalam kitab Tafsir al-Azhar. Tafsir beliau tidak begitu jauh berbeda dari tafsir berbahasa Indonesia lainnya. Akan tetapi dalam soal wafatnya Nabi ‘I@sa AS., yang terkait dengan lafazh tawaffa dan rafa’a, pendapat beliau berbeda dengan pendapat jumhur ulama. Untuk itu, peneliti mencoba mengangkat tafsirnya beliau mengenai wafatnya Nabi ‘I@sa AS. dengan pokok permasalahan, Bagaimanakah penafsiran Hamka terhadap ayat-ayat tentang wafat Nabi ‘I@sa AS. dalam Tafsir al-Azhar? Dan, Faktor apa saja yang mempengaruhi penafsiran Hamka tentang wafat Nabi ‘I@sa AS. dalam Tafsir al-Azhar? Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan, dimana sumber datanya berasal dari buku-buku maupun literature-literatur lainnya. Data primernya yaitu Tafsir al-Azhar dan data skundernya adalah buku-buku atau kitab- kitab yang terkait dengan wafat Nabi ‘I@sa AS. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptik-analisis konten yaitu dengan menggambarkan atau memaparkan objek penelitian berdasarkan yang tampak, yaitu isi dari penafsiran Hamka terhadap ayat-ayat tentang wafat Nabi ’I@sa AS. Teori yang digunakan adalah teori metode penafsiran yang digagas oleh Islah Gusmian. Hasil dari penelitian ini adalah Hamka mengartikan tawaffa dengan ‚mati‛ dan rafa’a adalah ‚diangkat derajatnya‛. Disimpulkan, bahwa Nabi ‘I@sa telah mati (wafat), wafat sebagaimana wafatnya manusia pada umumnya. kemudian beliau diangkat derajatnya di sisi Allah. Dan kematian beliau tidaklah ditiang salib, akan tetapi ditempat dimana tidak diketahui oleh musuh-musuhnya. Adapun faktor yang mempengaruhi penafsiran Hamka adalah pendapat ayahnya, pemikiran gurunya dan referensi rujukan dari tafsir Hamka itu sendiri.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x1 Al Quran dan Ilmu Terkait
2x Islam > 2x9 Sejarah, Islam dan Modernisasi
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Tafsir Hadist
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 27 Apr 2017 03:47
Last Modified: 27 Apr 2017 03:47
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/442

Actions (login required)

View Item View Item