PANDANGAN AL-QUR’AN TERHADAP PLURALISME AGAMA (Telaah Kritis Ayat-ayat Teologis dalam Al-Qur’an)

Nebukadnezar, Faiq and Prof. Dr. H., Nashruddin Baidan, (2017) PANDANGAN AL-QUR’AN TERHADAP PLURALISME AGAMA (Telaah Kritis Ayat-ayat Teologis dalam Al-Qur’an). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
FAIQ NEBUKADNEZAR.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Problem utama penelitian ini adalah semakin banyaknya jaringan liberal yang memaksakan untuk mencari alat legitimasi dari ayat-ayat al-Qur’an untuk mendukung paham-paham liberal mereka, salah satu diantaranya adalah paham pluralisme agama. Mengingat kajian yang mendalam terhadap kandungan al-Qur’an yang belakangan semakin absurd atau dikaburkan kandungannya. Maka dari itu diperlukan suatu kajian mendalam terhadap ayat-ayat al-Qur’an mengenai pluralisme agama. Sehingga tidak terjebak pada ketidaktahuan sekaligus menjadi sasaran empuk propaganda pemikiran yang dapat merusak akidah umat Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pertama, apakah benar al-Qur’an mentolerir secara teologis dengan mengakui bahwa agama-agama lain juga selamat? Kedua, bagaimana al-Qur’an menyikapi paham pluralisme agama? Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan apakah al-Qur’an benar mentolerir secara teologis dengan mengakui bahwa agama-agama lain juga selamat dan memperoleh penjelasan tentang kandungan al-Qur’an mengenai pluralisme agama. Penelitian ini merupakan penelitian dalam disiplin ilmu tafsir dengan metode tafsir tematik (maudu>’i). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif kepustakaan (library research). Penelitian ini bersifat penjelasan (explanatory research). Subjek penelitian ini adalah seluruh ayat-ayat al-Qur’an. Namun yang menjadi objek atau sasaran penelitiannya adalah ayat-ayat al-Qur’an tentang hubungan antar umat beragama yang berkaitan dengan pluralisme agama. Teknik pengumpulan datanya memakai metode tematik (maudu>’i). Analisis datanya menggunakan metode analitis (tahlili), dan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, pada dasarnya, kitab suci al-Qur’an tidak pernah mengajarkan pembenaran kebenaran dan keselamatan agama-agama lain. Namun hal ini tidak menghalangi semua pemeluk agama dan kepercayaan untuk dapat bekerjasama atas dasar kesejajaran sistem nilai moral dan etika. Timbulnya pemahaman bahwa al-Qur’an mengakui kebenaran agama-agama lain disebabkan oleh pemahaman yang sempit (narrow minded) dalam memahami ayat-ayat al-Qur’an dan dipengaruhi oleh aliran yang dianut oleh seseorang. Kedua, Pluralisme (pluralitas) menjadi sebuah kenyataan dalam keragaman; agama, budaya, suku, dan lain sebagainya. Keragaman dalam beragama pada masyarakat yang majemuk (plural) itu dapat hidup secara berdampingan dengan cara saling menghormati dan menghargai. Tentu dalam aspek keyakinan (teologis) terutama dalam Islam sudah sangat jelas seperti yang terdapat pada al-Qur’an dalam surat al-Kafirun. Meski begitu, untuk mewujudkan hidup yang harmoni dalam keragaman agama, maka merupakan hal yang baik apabila menerapkan apa yang telah digagaskan oleh A. Mukti Ali, yaitu agree in disagreement (setuju dalam perbedaan). Kata kunci: Al-Qur’an, Pluralisme Agama, Teologis

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x1 Al Quran dan Ilmu Terkait
Divisions: Program Pascasarjana > Ilmu Al Quran dan Tafsir
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 25 Feb 2019 01:35
Last Modified: 25 Feb 2019 01:35
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/3249

Actions (login required)

View Item View Item