METODE THERAPEUTIC COMMUNITY UNTUK PENGENDALIAN AMARAH BAGI PECANDU NARKOBA DI BALAI REHABILITASI MENTAL SINAI SUKOHARJO

RESMI, SITA and Drs. H, Ahmad Hudaya M.Ag (2018) METODE THERAPEUTIC COMMUNITY UNTUK PENGENDALIAN AMARAH BAGI PECANDU NARKOBA DI BALAI REHABILITASI MENTAL SINAI SUKOHARJO. skripsi thesis, IAIN SURAKARTA.

[img]
Preview
Text
SITA RESMI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sita Resmi, 13.12.2.1.054. Metode Therapeutic Community Untuk Pengendalian Amarah Pecandu Narkoba di Yayasan Rehabilitasi Mental Sinai Sukoharjo. Skripsi Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. IAIN Surakarta. 2018 Kata Kunci: Therapeutic Community, Pengendalian Amarah, Pecandu Narkoba. Para pecandu narkoba seringkali sulit mengendalikan emosinya bermula pada tersinggung, kesal ataupun kumat sehingga berakibat dengan marah yang besar. Pada saat marah, para pecandu tersebut tidak hanya lewat kata-kata namun juga melakukan kemarahan yang upnormal seperti memukul, sehingga perlu adanya therapeutic community. Therapeutic community adalah suatu metode rehabilitasi sosial yang ditujukkan kepada korban penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan metode therapeutic community untuk pengendalian amarah bagi pecandu narkoba di Yayasan Rehabilitasi Mental Sinai Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dimana peneliti menjelaskan dan mendeskripsikan hasil temuan. Subjek dalam penelitian ini adalah (TKS) tenaga kesejahteraan sosial di Yayasan Rehabilitasi Mental Sinai Sukoharjo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Metode analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan metode therapeutic community dilakukan secara kelompok ataupun komunitas. Pada proses therapeutic community, dilakukan setiap hari dari klien itu bangun tidur hingga tidur kembali selama pagi hari, siang hari dan malam hari, teknik yang digunakan yaitu dengan konseling kelompok, terapi psikososial, seminar psikoedukasi, dan outbound/games hal tersebut digunakan untuk menangani klien pecandu narkoba. Klien tersebut diberikan motivasi agar klien selalu berfikir positif dan tetap optimis, menumbuhkan rasa percaya diri, cara bergaul yang baik seperti cara mengendalikan amarah dengan terkontrol. Faktor pendukung therapeutic community yaitu dari klien ada kemauan klien untuk datang ke terapis, ada usaha dari klien dan niat dari klien itu sendiri.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.2 Dakwah Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 20 Feb 2019 01:51
Last Modified: 20 Feb 2019 01:51
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/3172

Actions (login required)

View Item View Item