PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENDIDIKAN AKHLAK SISWA DI SMK BATUR JAYA 2 CEPER KLATEN TAHUN PELAJARAN 2017/2018

SAFRIDA, RESA and Yayan, Andrian, S.Ag. M.Ed. Mgmt (2018) PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENDIDIKAN AKHLAK SISWA DI SMK BATUR JAYA 2 CEPER KLATEN TAHUN PELAJARAN 2017/2018. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
RESA SAFRIDA.pdf

Download (13MB) | Preview

Abstract

Resa Safrida (14.31.1.1.139), Peran Kepala Sekolah dalam Pendidikan Akhlak Siswa di SMK Batur Jaya 2 Ceper Klaten Tahun Pelajaran 2017/2018, Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Surakarta. Pembimbing : Yayan Andrian, S.Ag, M.Ed.Mgmt. Kata Kunci : Kepala Sekolah, Pendidikan Akhlak Pendidikan akhlak merupakan aspek terpenting dalam pendidikan. Namun realitanya, pendidikan akhlak saat ini masihkurang diperhatikan dan masih mementingkan pada aspek pengembangan intelektual dan keterampilan. Padahal sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang sangat berperan dalam menanamkan nilai-nilai akhlak siswa melalui berbagai program kegiatan sekolah. Kepala sekolah merupakan komponen penting dalam membuat kebijakan. Kepala sekolah sebagai pemimpin mempunyai berbagai peran yang harus dilakukan agar tercipta sekolah yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam pendidikan akhlak siswa di SMK Batur Jaya 2 Ceper Klaten sekaligus mencari kendala dan solusi yang dihadapi kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitiatif dan dilaksanakan di SMK Batur Jaya 2 Ceper Klaten pada bulan Desember-April 2018. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah. Informan penelitiannya meliputi waka kesiswaan, waka kurikulum, guru PAI, dan siswa. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data dengan triangulasi. Data yang terkumpul dianalisa dengan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah dalam pendidikan akhlak siswa di SMK Batur Jaya 2 Ceper Klaten antara lain: 1) sebagai educator yaitu mendidik akhlak siswa dan guru melalui adanya kegiatan musofaqah pagi dan melakukan pembinaan-pembinaan kepada siswa yang bermasalah; 2) sebagai manajer yaitu membuat perencanaan dan evaluasi kegiatan; 3)sebagai administrator yaitu melakukan pengelolaan administrasi kegiatan; 4) sebagai supervisor yaitu melakukan pengawasan dan pengontrolan di setiap kegiatan; 5) sebagai leader yaitu melakukan koordinasi dan pelimpahan tugas atau wewenang kepada para guru dan telah menunjukkan sikap tauladan kepada guru maupun siswa; 6) sebagai inovator yaitu melalui metode dan teknik, kepala sekolah telah mengadakan pembaharuan dengan adanya kegiatan-kegiatan keagamaan dalam rangka pendidikan akhlak siswa; dan 7) sebagai motivator yaitu memotivasi para guru dan memotivasi para siswa, memotivasi siswa dalam bentuk reward and punishment. Kendala yang dialami kepala sekolah yaitu kurang maksimalnya guru dalam melaksanakan tugasnya dengan baik dan masih terdapat siswa yang kurang aktif dalam mengikuti kegiatan, dan belum memadainya fasilitas ibadah dalam menunjang kegiatan. Adapun solusi yang diambil kepala sekolah yaitu pemberian motivasi kepada guru dan pemberian reward and punishment sebagai bentuk motivasi kepada siswa serta penambahan sarana dan prasarana yang memadai sebagai pendukung pelaksanaan kegiatan.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.3 Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 20 Feb 2019 01:46
Last Modified: 20 Feb 2019 01:46
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/3083

Actions (login required)

View Item View Item