“PENGELOLAAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN AL-FATIH KARTASURA TAHUN 2018”

KHASANAH, SAUFA and Munadi, Muhammad (2018) “PENGELOLAAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN AL-FATIH KARTASURA TAHUN 2018”. skripsi thesis, Institut Agama Islam Negeri Surakarta.

[img]
Preview
Text
SAUFA K.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah kesadaran menghafal Al-Qur’an tanpa adanya pemaksaan. Padahal kebanyakan orang enggan dalam menghafalkan Al-Qur’an. karena beranggapan bahwa menghafal Al-Qur’an itu sulit jadi malas untuk menghafalkannya. Tetapi santri pondok pesantren Al Fatih Kartasura ini memiliki kesadaran sendiri dalam menghafal Al-Qur’an, dan bahkan bisa menghafal Al-Qur’an dengan waktu yang sangat cepat. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan program Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Fatih Kartasura Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reserch) pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Desember 2017–Agustus 2018. Subjek dalam penelitian ini adalah Pimpinan Pondok Pesantren, Ustadz dan Ustadzah di pondok pesantren Al-Fatih Kartasura. Sedangkan informan adalah santri yang menghafal Al-Qur’an. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber dan nmetode. Data dianalisis dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program tahfidz di pondok pesantren Al-Fatih Kartasura menerapkan 4 aspek manajemen yaitu : (1) perencanaan, santri hafalan Al-Qur’an di tempat Karantina (dauroh Tahfidz Attohiriyah), yang menghafal santri taraf SMP, santri yang dikirim harus bisa membaca Al-Qur’an, tidak ada target dan ketentuan waktu dalam hafalan, proses muroja’ah dilaksanakan di pondok pesantren bukan di tempat dauroh hafalan. (2) pegorganisasian, Ustadz dan Ustadzah diberi wewenang pimpinan pondok untuk membimbing santri dalam proses hafalan Al-Qur’an. (3) pelaksanaan, hafalan dilaksanakan di dauroh Tahfidz Attohiriyah, sebelum proses hafalan santri diberi waktu 3 hari untuk membaca Al-Qur’an 30 juz dan menghafal kosa kata Q.S. Al-Baqoroh selama 1 minggu, hafalan Al-Qur’an dilaksanakan setiap hari, santri hafalan sendiri kemudian setelah hafal disetorkan ke Ustadzah, metode yang digunakan adalah metode Dauroh Sulaiman, satu hari minimal 5 halaman, proses muroja’ah dilaksanakan di pondok setelah ashar minimal 3 halaman (4) pengawasan, pengawasan dilakukan pemimpin pondok pesantren dengan memantau proses terlaksananya program Tahfidz Al-Qur’an.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.3 Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 27 Dec 2018 03:47
Last Modified: 27 Dec 2018 03:47
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/2543

Actions (login required)

View Item View Item