SELF-TALK UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN DIRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DI WISMA TAHFIDZ NUR HIDAYAH PUCANGAN KARTASURA

WIDARI, PUSPITANIKA and ALGOZALY, SYAKIRIN (2018) SELF-TALK UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN DIRI PENGHAFAL AL-QUR’AN DI WISMA TAHFIDZ NUR HIDAYAH PUCANGAN KARTASURA. skripsi thesis, IAIN SURAKARTA.

[img]
Preview
Text
Puspitanika Widari.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Puspitanika Widari (141221024). Self-Talk Untuk Menumbuhkan Kesadaran Diri Penghafal Al-Qur’an Di Wisma Tahfidz Nur Hidayah Pucangan Kartasura. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, 2018. Al-Qur’an merupakan sumber hukum dan pedoman hidup umat muslim. Semua urusan agama selalu dikembalikan kepada wahyu Allah swt, yaitu Al-Qur’an.Dalam menghafal Al-Qur’an perlu adanya kecerdasan emosional. Selain memiliki kecerdasan emosi yang baik, seorang penghafal Al-Qur’an juga sebaiknya memiliki kesadaran diri yang baik. Kesadaran diri adalah keadaan ketika seseorang dapat menyadari emosi yang sedang menghinggapi pikirannya akibat permasalahan-permasalahan yang dihadapi untuk selanjutnya ia dapat menguasainya. Dalam menumbuhkan kesadaran diri salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dialog dengan diri sendiri (self-talk). Self-talk merupakan salah satu teknik dalam konseling. Konseling individu yang dilakukan dengan teknik self-talk ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran diri penghafal Al-Qur’an di Wisma Tahfidz Nur Hidayah Pucangan Kartasura. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 santri yang dirasa memenuhi kriteria yang telah peneliti tentukan. Hasilnya adalah kesadaran diri yang dimiliki oleh ketiga santri sebelum adanya terbiasa melakukan self-talk memang belum begitu baik, hal ini ditandai dengan kebiasaan ketiga santri yang sengaja tidak mau menyetorkan hafalan dengan berbagai alasan. Namun semenjak mereka mengenal dan terbiasa melakukan self-talk, mereka mampu mengenali permasalahan yang sedang di alaminya dan hambatan dalam menghafalkan Al-Qur’an. Self-talk oleh ketiga santri di wisma Tahfidz Nur Hidayah dilakukan dengan cara berulang-ulang, menggunakan sugesti positif, berpikir positif dan fokus terhadap tujuan. Kata Kunci : Self-talk, Kesadaran Diri.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.2 Dakwah Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 13 Dec 2018 01:46
Last Modified: 13 Dec 2018 01:46
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/2081

Actions (login required)

View Item View Item