PENERAPAN METODE TERAPI (OKUPASI) DALAM PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (DOWN SYNDROME) DI SANGGAR PAUD INKLUSI TUNAS BANGSA SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2017/2018

HARIWATI, DENY and Setiyatna, Hery (2018) PENERAPAN METODE TERAPI (OKUPASI) DALAM PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (DOWN SYNDROME) DI SANGGAR PAUD INKLUSI TUNAS BANGSA SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2017/2018. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
DENY H.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Deny Hariwati, 2018, Penerapan metode terapi (okupasi) dalam peningkatan perkembangan motorik halus pada anak berkebutuhan khusus (down syndrome) di sanggar paud inklusi tunas bangsa sukoharjo tahun ajaran 2017/2018. Skripsi: Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Surakarta. Pembimbing: Hery Setiyatna, M.Pd. Kata Kunci: Terapi Okupasi, Motorik Halus, Down Syndrome Permasalahan dalam penelitian ini adalah anak down syndrome yang diperlakukan sama dengan anak normal di dalam kelas, sehingga menyebabkan perkembangan motorik halusnya kurang. Sehingga untuk menangani hal tersebut anak down syndrome membutuhkan terapi okupasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan terapi okupasi untuk meningkatkan motorik halus bagi anak down syndrome. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dilaksanakan di Sanggar PAUD Inklusi Tunas Bangsa Sukoharjo pada bulan Maret 2017 sampai Juli 2018. Subjek penelitian ini adalah terapis, informan penelitian ini adalah orang tua, kepala sekolah, dan guru kelas. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, wawancara, dan observasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Analisis data dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan terapi okupasi dalam peningkatan motorik halus pada anak down syndrome sesuai dengan alurnya. Penerapan terapi okupasi yang sesuai ini memberikan dampak baik bagi anak, perkembangan motorik halus sehingga mempermudah anak dalam melaksanakan aktivitas dengan otot ringan. Penerimaan peserta terapi berdasar rekomendasi dokter, di identifikasi kembali oleh terapis dengan tes, wawancara, pemeriksaan, kemudian diterapkan terapi dan evaluasi. Dalam penerapan terapi terapis mengalami hambatan diantaranya, mood jelek anak ketika terapi, kurang disiplinnya waktu terapi, kurangnya sarana dan prasarana, ruang terapi yang kurang representatif, kurang memadainya peralatan terapi, kurangnya wawasan dan pelatihan bagi relawan, rendahnya motivasi orang tua, dan kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.3 Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 11 Dec 2018 08:26
Last Modified: 11 Dec 2018 08:26
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/2046

Actions (login required)

View Item View Item