PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR’ANPADAPENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH MENENGAH AL FIRDAUS SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2017/2018

SALSABILA, AZKA and ALWIYAH, NOOR (2018) PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QUR’ANPADAPENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH MENENGAH AL FIRDAUS SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2017/2018. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
AZKA SALSABILA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sekolah Menengah (SM) Al Firdaus Sukoharjo merupakan lembaga pendidikan yang memiliki ciri yang berbeda dengan sekolah umum lainnya, yakni sekolah ini menerima siswa berkebutuhan khusus yang umumnya diselenggarakan di Sekolah Luar Biasa (SLB). SM Al-Firdaus memilki program inklusif yang menerima siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus, dalam meningkatkan siswa di bidang keagamaan SM Al-Firdaus memilik mata pelajaran wajib bagi setiap siswanya yakni Tahfidz Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Juli 2018. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Tahfidz Al-Qur’an di SM Al-Firdaus, sedangkan informan dalam penelitian ini adalah Waka Kurikulum, Koordinator Inklusif, dan Guru pendamping khusus (GPK). Teknik pengumpulan data menggunakan metodeo bservasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Data yang terkumpul dianalisa dengan analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di SM Al-Firdaus memiliki dua guru yakni guru matapelajaran (mapel) dan guru pendamping khusus (GPK) yang keduanya memiliki peran yang penting. Dalam pembelajaran kelas terbagi menjadi dua rombongan belajar (rombel) yakni rombel putra dan rombel putri pembelajaran dilakukan setiap satu minggu tiga jam pelajaran. Proses pembelajaran memiliki tiga tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam perencanaan guru mapel mempersiapkan RPP dan media yang diperlukan. Pelaksanaan pembelajaran memiliki dua tahap yakni tahap praintruksional dan intruksional yakni dengan murojaah pada awal pembelajarandan ziadah untuk penambahan materi. Evealuasi memiliki tiga tahapan yakni harian, UTS, dan UAS, untuk hariannya siswa menyetorkan hafalan kepada guru matapelajaran, UTS diuji oleh guru mapel dan ketika UAS siswa diuji oleh guru lain yang telah memiliki sertifikat tahsin yang telah diprogramkan oleh yayasan. Guru menggunakan metode tasmi’, metode talaqqi, dan metode drill.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 2x Islam > 2x7 Filsafat dan Perkembangannya > 2x7.3 Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 03 Dec 2018 05:41
Last Modified: 03 Dec 2018 05:41
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1828

Actions (login required)

View Item View Item