PELAKSANAAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM EKSTRAKURIKULER DI MAN 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018

Nugroho, Aji and Dr., Fauzi Muharom, M. Ag. (2018) PELAKSANAAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM EKSTRAKURIKULER DI MAN 2 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan SDM sebagai bekal memasuki dunia kerja. Keberhasilan sistem pendidikan dapat dilihat dari kemampuan lulusannya menggunakan hasil pendidikan untuk hidup. Pengimplementasian pendidikan kewirauasahaan yang ternyata tidak hanya diterapkan di SMK, tetapi juga diterapkan di madrasah yaitu di MAN 2 Surakarta. Disini siswa mendapatkan pendidikan kewirausahaan yang diberi nama diklat vokasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan pendidikan kewirausahaan, hambatan, dan solusi dari pelaksanaan pendidikan kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dilaksanakan di MAN 2 Surakarta pada bulan Agustus sampai September 2017. Subyek dari penelitian ini adalah guru pembimbing pendidikan kewirausahaan. Sedangkan informannya adalah waka kesiswaan dan siswa-siswi kelas X dan XI di MAN 2 Surakarta. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk mengetahui keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi data, ketekunan pengamatan, dan member check. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pendidikan ekstrakurikuler kewirausahaan MAN 2 Surakarta antara lain: pertama, film pendek yang meliputi editing video, memberi efek, menyisipkan audio, dan proses rendernya. Kedua, otomotif , materinya meliputi kelistrikan dan perawatan mesin. Ketiga, sablon meliputi sablon plastik, kertas, dan kaos. Keempat, tata busana meliputi menjahit dan membentuk pola-pola dasar. Kelima, desain grafis meliputi software desain grafis seperti CorelDraw dan Photoshope. Hambatan dalam setiap program kewirausahaan ektrakulikuler meliputi: a) hambatan dalam film pendek yaitu belum mempunyai laboratotium, alat praktek film pendek seperti kamera dan komputer masih terbatas. b) hambatan otomotif yaitu dari segi sarpras, madrasah masih menggunakan mesin otomotif versi lama, masih banyak siswa yang bolos saat kegiataan otomotif. c) hambatan dalam teknik sablon yaitu kurang luasnya ruang praktik, dan siswa masih kesulitan mencampur obat sablon dengan presentase yang pas dan penempelan pola sablon. d) hambatan tata busana, keterbatasan dalam ruang praktik dan dana. e) hambatan desain grafis spesifikasi komputer yang digunakan kurang mumpuni dan semangat siswa kurang. Sedang solusi untuk mengatasi hambatan: a) solusi film pendek, madrasah berupaya membuat laboratorium khusus dengan menambahkan jumlah computer dan kamera. b) solusi pelaksanaan otomotif, madrasah berupaya meng-upgrade mesin otomotif. c) solusi teknik sablon madrasah berusaha mengoptimalkan pelaksanaan teknik sablon. d) solusi tata busana, madrasah berupaya membuat laboratorium khusus. e) solusi desain grafis untuk spesifikasi komputer berusahan untuk meng-upgrade komputer agar lebih bagus dan nyaman saat digunakan. Education is one of the important factors in the development of human resources as a stock for the world of work. The success of the education system can be seen from the ability of graduates to used the outcomes of educational for life. Implementation of entrepreneurship educational which was not only applied in Vocational High School, also applied in the islamic school like in MAN 2 Surakarta. Students get entrepreneurship education that named by vocational training. The purpose of this research is to know the implementation process of entrepreneurship education, obstacles, and solutions of the implementation of entrepreneurship education. This research used descriptive qualitative approach, that implemented in MAN 2 Surakarta in August until September 2017. The subject of this research is the teacher of entrepreneurship education. While the informant are Vice Principal of Student Department, class X, and XI students in MAN 2 Surakarta. Methods of data collection did by observation, interview, and documentation. To determine the validity of data the researcher used data triangulation, persistence observation, and member check. The collected data is analyzed by using data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that the implementation of extracurricular entrepreneurship education in MAN 2 Surakarta, such as: first, short films that include video editing, giving effect, inserting audio, and rendering process. Secondly, the automotive, the material includes electrical and machine maintenance. Third, screen printing includes plastic screen printing, paper, and T-shirts. Fourth, clothing includes sewing and forming basic patterns. Fifth, graphic design includes graphic design software such as CorelDraw and Photoshope. Obstacles in any extracurricular entrepreneurship program include: a) obstacles in short films are, there is no laboratory and short film practice tools such as cameras and computers are still limited. b) automotive barriers in terms of means of infrastructure, Man 2 Surakarta still using the old version of the automotive engine, there are still many students who skipped during automotive activities. c) obstacles in screen printing techniques that are less extensive practice space, and students are still difficulty mixing the screen printing drug with the appropriate percentage and sticking pattern of screen printing. d) clothing barriers, limitations in practice and funding. e) the barriers of graphic design are computer specifications that used still less qualified and the spirit of student is less. Then for solutions to overcome obstacles: a) short film solutions, MAN 2 Surakarta attempts to create a special laboratory by adding computers and cameras. b) automotive implementation solution, MAN 2 Surakarta attempts to upgrade automotive engines. c) solutions for screen printing technique is trying to optimize the implementation of screen printing techniques. d) dressing solutions, MAN 2 Surakarta efforts to create specialized laboratories. e) then, solutions for graphic design is about computer specifications that trying to upgrade the computer to make it better and comfortable when used.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Education
300 Ilmu Sosial > 370 Education > 373 Secondary education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 15 Mar 2018 04:28
Last Modified: 15 Mar 2018 04:28
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1538

Actions (login required)

View Item View Item