PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH MELALUI KELAS PROGRAM KHUSUS DI MTS N 1 WONOGIRI TAHUN 2016/2017

Indira Tri, Utami and Dra. Hj., Tasnim Muhammad, M.Ag (2017) PERAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH MELALUI KELAS PROGRAM KHUSUS DI MTS N 1 WONOGIRI TAHUN 2016/2017. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
pdf full.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Peran Kepala Madrasah termasuk salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan mutu di MTs N 1 Wonogiri, kepala madrasah mampu melaksanakan pekerjaannya sebagai EMASLIM (Edukator, Manajer, Administrator, Supervisor, Leader, Inovator, dan Motivator) terutama di kelas program khusus. Terkait dengan kelas program khusus, MTs N 1 Wonogiri merupakan satu – satunya madrasah se Kabupaten Wonogiri yang mendirikan program unggulan dengan mata pelajaran tambahannya yaitu Tahfidzul Al-Qur’an dan English Conversation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu madrasah terutama di kelas program khusus MTs N 1 Wonogiri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dilakukan di MTs N 1 Wonogiri pada bulan Maret-Juli. Subjek penelitian ini adalah Kepala MTs N 1 Wonogiri dan informan dalam penelitian ini yaitu Waka Kurikulum, Waka Sarana dan Prasarana, Koordinator Kelas Program Khusus, dan Guru Pembelajaran Tahfidzul Al-Qur’an. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini digunakan triangulasi, data yang sudah terkumpulkan dianalisis dengan model interaktif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Peran Kepala Madrasah sebagai EMASLIM terutama di kelas program khusus adalah : 1) Kepala MTs N 1 Wonogiri sebagai educator yaitu selalu berpesan kepada para guru untuk selalu menguatkan mental anak dalam mempelajari dan menghafal Al- Qur’an dalam pembelajaran Tahfidzul Al-Qur’an, 2) Kepala MTs N 1 Wonogiri sebagai manajer yaitu mengelola data administrasi kegiatan pembelajaran Tahfidzul Al-Qur’an seperti absen, catatan hafalan siswa yang dipegang oleh guru, penilaian akhir pembelajaran Tahfidzul Al-Qur’an dalam bentuk laporan akhir penilaian, 3) Kepala MTs N 1 Wonogiri sebagai administrator yaitu membuat perencanaan program pembelajaran Tahfidzul Al-Qur’an, 4) Kepala MTs N 1 Wonogiri sebagai supervisor yaitu saat jam pembelajaran Tahfidzul Al- Qur’an kepala MTs N 1 Wonogiri berkeliling kelas untuk memantau proses pembelajaran, 5) Kepala MTs N 1 Wonogiri sebagai leader yaitu selalu memimpin rapat yang membahas perencanaan program pembelajaran Tahfidzul Al-Qur’an dan pembahasan program Tahfidzul Al-Qur’an, 6) Kepala MTs N 1 Wonogiri sebagai inovator yaitu dengan mendatangkan motivator dari Solo untuk membangkitkan semangat belajar siswa, 7) Kepala MTs N 1 Wonogiri sebagai motivator yaitu memberikan motivasi kepada siswa kelas program khusus agar selalu semangat dalam mencari ilmu.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Education
300 Ilmu Sosial > 370 Education > 373 Secondary education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 14 Mar 2018 01:41
Last Modified: 14 Mar 2018 01:41
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1514

Actions (login required)

View Item View Item