Tinjauan fikih dan astronomis penyatuan matla’: menelusuri pemikiran M.S. Odeh tentang ragam penyatuan matla’

Muh., Nashirudin. M.A, M.Ag (2012) Tinjauan fikih dan astronomis penyatuan matla’: menelusuri pemikiran M.S. Odeh tentang ragam penyatuan matla’. Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan, 12 (2). pp. 179-192.

[img]
Preview
Text
Tinjauan fikih dan astronomis penyatuan.pdf

Download (244kB) | Preview

Abstract

The basis of calendar unification or mat}la‘ constitutes one of the most significant issues relating to the unification effort of Hijra calendar. The popular basis of unification, so far, is based on the union of regional and global mat}la‘. The division of mat}la‘ to regional and global mat}la‘ is now no longer accurate because it can not accommodate the Hijra calendar pooling ideas in the Islamic world. This paper discusses one of the leading International astronomy thought, Mohammad Shawkat Odeh on varieties of mat}la‘ unification. He divided the principle of mat}la‘ unification in to five forms: unification of global mat}la‘ (one mat}la’ for the whole world); the unity of mat}la‘ in the regions corresponding visibility of hilal; the unity of mat}la‘ in a similar area of visibility of hilal; the unity of zonal/partial mat}la‘; and the unity of local mat}la‘. Odeh’s thought on the various divisions of mat}la‘ constitutes new thinking on the concept mat}la‘ astronomical calculations. He also has presented more detailed thoughts on the division of mat}la‘ rather than the others. Salah satu persoalan yang perlu untuk diselesaikan berkaitan dengan usaha penyatuan kalender hijriah adalah pilihan atas prinsip penyatuan mat{la’. Prinsip penyatuan mat{la’ yang selama ini dikenal adalah penyatuan mat{la’ regional dan penyatuan mat{la’ global. Pembagian penyatuan mat{la’ dengan penyatuan mat{la’ regional dan global saat ini sudah tidak lagi akurat karena tidak dapat mengakomodasi pemikiran penyatuan kalender hijriah di dunia Islam. Tulisan ini membahas pemikiran Mohammad Shawkat Odeh, salah seorang tokoh falak Internasional, tentang ragam penyatuan mat{la’. Ia membagi prinsip penyatuan mat{la’ dalam 5 bentuk; a. penyatuan mat{la’ global (satu mat{la’ untuk seluruh dunia), b. kesatuan mat{la’ dalam wilayah yang bersesuaian visibilitas hilalnya, c. kesatuan mat{la’ dalam wilayah yang serupa visibilitas hilalnya, d. kesatuan mat{la’ zonal/parsial, dan e. kesatuan mat{la’ lokal. Pemikiran Odeh tentang ragam pembagian mat{la’ ini bisa dikatakan sebagai pemikiran yang baru tentang konsep mat{la’ karena memberikan sentuhan perhitungan astronomis yang lebih besar dibandingkan pemikiran pemikiran tentang mat{la’ sebelumnya yang banyak dihubungkan dengan konsep-konsep geografis semata (semisal satu wilayah iklim, tinggi rendah wilayah) atau bahkan dihubungkan dengan konsep lain yang tidak memiliki hubungan sama sekali dengan persoalan astronomis (semisal masafah al-qasr). Ragam penyatuan matla’ yang disampaikan Odeh juga lebih rinci dibandingkan pemikiran lain yang hanya membagi penyatuan mat{la’ pada mat{la’ global dan mat{la’ fi wilayah al-hukmi. Keywords: Unification of matla’; Visibility of the new moon; Various division of matla’; Astronomy

Item Type: Article
Subjects: 2x Islam > 2x0 Islam Umum
Divisions: Karya Dosen
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 23 Jan 2018 04:55
Last Modified: 23 Jan 2018 04:55
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1455

Actions (login required)

View Item View Item