BIMBINGAN MENTAL TERHADAP ANAK BERMASALAH HUKUM TINDAK PIDANA PENCABULAN (Studi Deskriptif Kualitatif di Balai Pemasyarakatan Klas ll Surakarta)

Kusnul, Khotimah and Nur, Muhlashin, S.Psi, M.A (2017) BIMBINGAN MENTAL TERHADAP ANAK BERMASALAH HUKUM TINDAK PIDANA PENCABULAN (Studi Deskriptif Kualitatif di Balai Pemasyarakatan Klas ll Surakarta). skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
FULL SKRIPSI.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Kusnul Khotimah. 131221043 Bimbingan Mental Terhadap Anak Bermasalah Hukum Tindak Pidana Pencabulan Study Deskriptif Kualitatif Di Balai Pemasyarakatan Klas ll Surakarta. Skripsi Bimbingan dan Konseling Islam, Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bimbingan mental terhadap anak bermasalah hukum tindak pidana pencabulan di Balai Pemasyarakatan Klas ll Surakarta. Bimbingan Mental adalah pemberian bantuan atau pertolongan yang diberikan seseorang kepada orang lain yang memiliki masalah batin. Dilakukan guna untuk mengembalikan kualitas mental anak terpidana kususnya tindak pidana pencabulan. Agar anak kembali kejalan yang benar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Penelitian ini menggunakan metode Diskriptif Kualitatif dilaksanakan di Balai Pemasyarakatan Klas ll Surakarta, dilaksanakan pada bulan juni – agustus 2017. Subyek dalam penelitian ini menggunakan propose sampling. Hasil penelitian yang diperoleh dapat di kesimpulkan bahwa Balai Pemasyarakatan Klas ll Surakarta melakukan bimbingan mental pada Anak Bermasalah Hukum (ABH) agar kualitas mental anak kembali membaik. Pelaksanaan bimbingan mental terhadap anak bermasalah hukum tindak pidana pencabulan di Balai Pemasyarakatan Klas 2 Surakarta dilaksanakan oleh divisi Tenaga Kerja Sosial. Waktu pelaksanaan konseling kelompok dilakukan : 1 minggu sekali. Tujuan bimbingan mental untuk memberikan bantuan kepada klien, serta menumbuhkan kepercayaan diri pada klien / penerima manfaat sehat jasmani dan rohani juga agar dapat menyesuaikan diri di lingkungan sosialnya. Bimbingan yang dilakukannya lebih mengarah ke agama seperti kegiatan pengajian, rutinitas yang berbau dengan ibadah, selain itu anak diberi motivasi agar tidak mengulangi perbuatnnya lagi, seperti dinasehati kehal-hal yang baik dan juga pembiasaan yang diterapkan kepada ABH untuk berbaur dengan masyarakat. Bimbingan di Balai Pemasyarakatan Klas ll Surakarta kurang efektif karena terbatasnya anggaran untuk melakukan bimbingan mental. Ada 6 PK yang menangani ABH tidak sesuai keahliannya meskipun ia juga mampu memberikan bimbingan mental. Kata kunci : Bimbingan Mental, Anak Bermasalah Hukum (ABH) Tindak Pencabulan

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology
100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology > 153 Mental processes and intelligence
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 05 Jan 2018 06:30
Last Modified: 05 Jan 2018 06:30
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1397

Actions (login required)

View Item View Item