BIMBINGAN INDIVIDU UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DIRI REMAJA DI PANTI ASUHAN YATIM PUTRI ‘AISYIYAH KARANGANYAR

Arnis, Putri Rahayu and Dr., Imam Mujahid, M. Pd. (2017) BIMBINGAN INDIVIDU UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN DIRI REMAJA DI PANTI ASUHAN YATIM PUTRI ‘AISYIYAH KARANGANYAR. skripsi thesis, IAIN Surakarta.

[img]
Preview
Text
File Full.pdf

Download (997kB) | Preview

Abstract

Arnis Putri Rahayu, NIM 13.12.2.1.077. Bimbingan Individu Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Diri Remaja di Panti Asuhan Yatim Putri „Aisyiyah Karanganyar .skripsi: Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Agustus 2017. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan diri remaja di Panti Asuhan Yatim Putri „Aisyiyah Karanganyar dan untuk mengetahui faktorfaktor yang menyebabkan kurangnya kedisiplinan dan mengetahui bimbingan individu dalam meningkatkan kedisiplinan diri di Panti Asuhan Yatim Putri „Aisyiyah Karanganyar. Metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif.Disini peneliti menjelaskan dan menggambarkan proses pelaksanaan konseling individu untuk meningkatkan kedisiplinan diri remaja di Panti Asuhan Yatim Putri „Aisyiyah Karanganyar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi.Untuk menjamin keabsahan data digunakan triangulasi sumber.Sedangkan proses analisis datanya menggunakan analisis yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan individu untuk meningkatkan kedisiplinan diri pada remaja panti dilakukan dengan metode langsung, yaitu dimana pengasuh panti berkomunikasi langsung (bertatap muka) dengan anak panti secara individu. Ada tiga tahap dalam bimbingan individu. Tahap pertama yaitu identifikasi masalah, yaitu menggali dan mendalami informasi tentang masalah yang dialami anak. Anak harus jujur dan mengungkapkan perasaan dan masalah yang dialami agar proses bimbingan berjalan dengan lancar. Tahap kedua yaitu pendalaman masalah. Pendalaman masalah ini dengan menggali lebih dalam akar masalah yang terjadi pada anak. Tahap ketiga yaitu tindakan. Tindakan yang dilakukan setelah menyelesaikan apa masalah yang terjadi dan dari mana asalnya, maka pengasuh panti memberikan hal-hal positif seperti memotivasi, memberikan saran dan solusi kepada anak asuh dan memantapkan diri untuk mencapai perubahan yang lebih baik dan lebih disiplin. Dari sanalah maka diberikan bimbingan individu secara intensif. Pola interaksi yang dibangun oleh pengasuh menggunakan komunikasi dua arah (face and give) supaya terjalin hubungan yang lebih akrab. Kata kunci: Bimbingan Individu, Kedisiplinan Diri

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology
100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology > 152 Perception, movement, emotions, drives
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: Maha siswa
Date Deposited: 05 Jan 2018 06:25
Last Modified: 05 Jan 2018 06:25
URI: http://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/1373

Actions (login required)

View Item View Item